1 Abad Kopi Serboek Sari Group 1918,  Bos Kopi Tandangani MoU Dengan BUMNag Simpang Sugiran

Diterbitkan Tanggal: 09 / 11 / 18

Kategori: | Padang, TODAY |

Bos Kopi Serboek Sari Group 1918, Aank menandatangani MoU dengan Wali Nagari Simpang Sugiran Iswaris Chan

RIAUEXPRESS, DANGUNG-DANGUNG – Pernah dengar kopi Serboek Sari yang berasal dari Dangung-Dangung, tepatnya di Jl. Payakumbuh Suliki Kec. Guguk VIII Koto Kab. Lima Puluh Kota Prov. Sumatera Barat.

Para penikmat kopi, jika berkunjung ke Kabupaten Lima Puluh Kota, tak sempurna rasanya jika tak minum Kopi Serboek Sari dengan aroma khas Dangung-dangung.  Inilah daya pikat Nagari Dangung-Dangung dengan khas kopinya. Bahkan keberadaan kopi serboek ini sudah berumur 1 Abad (100 Thn).

Kepada NusantaraExpress.Com, Bos Kopi Aank, Jum’at (09/11/18) melalui pesa WhatsApp mengatakan, “Serboek Sari Group 1918 mempunyai beberapa Merek Dagang yakni;  Kopi Serbuk Sari, Kopi MakmMoeh, Kopi Arwis dan Khusus untuk Waralaba Premium Coffee Shop Kita pakai Merek Maxxee Coffee.  Merek-merek tersebut ada paten dan hak ciptanya”.

Ditambahkannya, “Kerjasama Kita dengan BUMNag Zigiran Mandiri Nagari Simpang Sugiran Kec. Guguk Kab. Limapuluh Kota merupakan perwujudan visi dan misi Kita”.

“Sebagai perusahaan yang telah eksis selama 1 abad kita bersyukur, karena diterimanya produk kita oleh masyarakat. Dalam rangka syukuran 1 abad perusahaan, maka Kami menggandeng BUMNag sebagai Mitra Strategis Kami”. Jelasnya.

“Terus terang, sebenarnya kami bisa saja menggandeng pihak pengusaha besar sebagai distributor atau agen penjualan produk-produk kami, akan tetapi inilah wujud komitmen kami ikut memberdayakan ekonomi masyarakat melalui BUMNag. Ke depan kita ingin BUMNag lain di Sumatera Barat dan BUMDes di seluruh Indonesia menjadi distributor tunggal produk-produk Kopi Serboek Sari Group 1918”.  Jelas Bos Kopi Aank penuh optimis.

Terkait MoU dengan Bos Kopi Serboek Sari Group 1918, Wali Nagari Simpang Sugiran Iswaris Chan kepada NusantaraExpress.Com melalui pesawat Selluler mengatakan, “Benar, Kami dari Nagari Simpang Sugiran sudah menjalin dan menandatangani kesepakatan (MoU) untuk bersinergi dalam membangun ekonomi kerakyatan melalui Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag)”.

Ditambahkannya, “Melalui kerjasama yang sudah terjalin, mudah-mudahan awal keberhasilan dan saling menguntungkan kedua belah pihak. Dan MoU ini bukan hanya semata-mata untuk bisnis, namun mengajarkan kepada generasi muda bahwasanya Nagari kita penuh dengan potensi yang bisa di kelola secara optimal melalui kemitraan”. [Teldi]

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!