This page was exported from [ http://riauexpress.com/press ]
Export date: Mon Nov 19 15:45:35 2018 / +0000 GMT

Penikaman: JPU Tuntut 20 Tahun Penjara, Terhadap Pelaku Sampai Tewaskan Zul Asmawi



Korban

 

RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis menuntut terhadap pelaku penikaman (terdakwa) Muhammad Alhafis Alias Bedoy (20) sampai penewaskan Zul Asmawi (20), dengan hukuman 20 tahun penjara, Selasa (06/11/18).

Agenda tuntutan terhadap terdakwa dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis jalan Karimun ini, dibacakan oleh JPU Irvan Rahmadani Prayugo, SH, dan dipimpin oleh Ketua Majelis Zia Ul Jannah, SH, dengan disampingi dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata, SH, dan Aulia Fhatma Widhola.

Sidang ini akan dilanjutkan Selasa (13/11/18) mendatang, dengan agenda pledoi (pembelaan) dari Penasehat Hukum (PH) terdakwa, yakni Helmi Syafrizal, SH dan Farizal, SH.

Peristiwa penikaman pelaku sampai menewaskan koban ini bermula, terdakwa Muhammad Alhafis Alias Bedoy (20) mengajak Muhklis bin Bojal (16), yang kini statusnya terpidana (setelah divonis Majelis Hakim 3 tahun penjara) pekan lalu, untuk menjumpai Zul Asmawi (korban) di Gang Senyum, jalan Kelapapati Laut, Kec. Bengkalis, RT03/RW06, Senin (16/07/18) pukul 22.30 WIB lalu.

Bedoy (terdakwa) mengajak Bojal menjumpai korban dengan berboncengan menaiki sepeda motor metic dari Desa Pangkalan Batang Langsung mengarah ke Kelapati Laut. Pelaku mencari korban karena tidak terima adik (terdakwa), telah dipukul oleh korban ketika ada acara pesta pernikahan di salah satu warga jalan Kelapapati Laut.

Setelah terdakwa (Bedoy) bertemu dengan korban (Zul Asmawi), pada mulanya hanya cekcok mulut saja, dan terdakwa sempat memukul dengan tangan kosong mengenai dada korban.

Namun karena pelaku ingin lebih untuk memberikan pelajaran kepada korban, pelaku mengeluarkan pisau dapur yang telah disiapkan sebelumnya, dan langsung menikam satu kali kearah dada korban sebelah kiri, sampai tembus pada paru-paru.

Setelah melakukan penikaman kepada korban, malam itu juga, terdakwa (Bedoy) mengajak kabur kepada terpidana (Bojal) mengarah ke Desa Pangkalan Batang, Kec. Bengkalis.

Sedangkan korban (Zul Asmawi) setelah dadanya ditusuk pisau dapur, sempat berteriak meminta tolong kepada ketiga temannya, yang saat awalnya sebelum peristiwa itu terjadi, koban dengan teman-temannya duduk bersama di pinggir jalan sambil main Hp.

Namun karena tidak kuat, hanya sekali meminta pertolongan, korban langsung tumbang yang mengagetkan ketiga temannya tersebut. Dan nyawa korbanpun tidak bisa diselamatkan, meskipun pada saat itu juga sempat dilarikan ke RSUD.**

 

 


Post date: 2018-11-07 09:04:46
Post date GMT: 2018-11-07 02:04:46
Post modified date: 2018-11-07 09:04:46
Post modified date GMT: 2018-11-07 02:04:46

Powered by [ Universal Post Manager ] plugin. MS Word saving format developed by gVectors Team www.gVectors.com