Sempat Buang BB, Polisi Akhirnya Lumpuhkan Dua Pengedar Sabu

Diterbitkan Tanggal: 18 / 10 / 18

Kategori: | Kampar, NARKOBA, TODAY |

RIAUEXPRESS, KAMPAR – Jajaran Polsek Perhentian Raja, Polres Kampar-Riau menangkap dua pengedar narkoba jenis sabu, di Desa Pantai Raja Kec. Perhentian Raja Rabu (17/10/18) sekitar pukul 23.30 WIB.

Kedua pelaku yang diciduk aparat Kepolisian ini adalah SU alias WO (36) warga Desa Pantai Raja dan WA alias GI (29) warga Desa Sei Pagar Kec. Kampar Kiri Hilir.

Dari para pelaku ditemukan sejumlah barang bukti antara lain 1 paket sedang sabu ukuran setengah Ji, 1 paket shabu harga 300 ribu, 8 paket sabu harga 150 ribu dan 43 paket sabu harga 100 ribu, 2 unit Hp merk Nokia dan uang tunai sebesar Rp270 ribu.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Rabu (17/10/18) sekitar pukul 21.00 WIB, saat itu didapat informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi narkoba di sebuah rumah di Desa Pantai Raja, Kec. Perhentian Raja.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolsek Perhentian Raja Iptu Zulfatriano SH bersama Kanit Reskrim dan 5 orang anggota langsung menuju lokasi dimaksud untuk melakukan penyelidikan.

Setelah dilakukan pengintaian terlihat 2 orang dengan gerak gerik mencurigakan dan langsung diamankan oleh petugas, saat itu terlihat salah satunya yaitu SU menjatuhkan sebuah bungkus rokok ke parit di sekitar TKP.

Setelah dicek ternyata bungkus rokok tersebut berisi beberapa paket sabu, puluhan paket sabu ditemukan dari kedua tersangka ini yang diakui sebagai miliknya, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Perhentian Raja untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kapolsek Perhentian Raja Iptu Zulfatriano SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kapolsek bahwa kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Perhentian Raja untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Ditambahkan Kapolsek bahwa pelaku akan dijerat dengan pasal 114 junto pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun.**

 

Laporan: Denni France. S

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!