Dituding Tak Tepati Janji Bayar Proyek, PLN Area Dumai Disomasi

Diterbitkan Tanggal: 09 / 10 / 18

Kategori: | Dumai, HUKUM & KRIMINAL, Pekanbaru, TODAY |

Basuki Rahmat SH. MH

 

RIAUEXPRESS, PEKANBARU – Mantan Direktur PT. Buana Cipta Perkasa (BCP), Daniel Yamato Silalahi melalui kuasa hukumnya, Basuki Rahmat SH, MH, melakukan somasi ke PT. PLN (Persero) area Dumai.

Somasi ini timbul, karena pihak PLN Area Dumai tidak menempati janji pembayaran atas kerjasama pelaksanaan pekerjaan proyek dengan PT. BCP, mulai 1 September 2017 sampai Bulan Februari 2018, dalam pekerjaan Fixed Cost dan Variable Cost di Duri dan Bagan Batu.

Meski dalam melakukan pekerjaan milik PT. PLN dengan mengatasnamakan PT. BCP, namun dalam pembiayaan pekerjaa proyek PLN Area Dumai tersebut, dari dana pribadi Daniel Yamato Silalahi.

Demikian yang disampaikan Kuasa Hukum Basuki Rahmat SH, MH, bahwa dirinya mengaku telah ditunjuk oleh kliennya (Daniel Yamato Silalahi), dengan melakukan somasi ke PT. PLN Area Dumai, karena sampai saat ini, pihak PLN tidak bertanggung jawab dalam menutupi seluruh pembiayaan proyek tersebut.

“Dalam keseluruhan pekerjaan, seluruh biaya ditanggung oleh klien saya, dari operasional kantor sampai gaji karyawan, “ungkap pria ini dengan panggilan Bagas di ruang kerjanya di Pekanbaru, Selasa (09/10/18) kepada riauexress.com.

Dijelaskan, pihak PT. PLN area Dumai dinilai sampai sekarang tidak ada itikad baik, untuk menutupi seluruh dana pribadi kliennya dalam pekerjaan proyek milik PT. PLN Area Dumai tersebut.

“Kami sudah dua kali melakukan somasi ke pihak PLN Area Dumai, pada tanggal 31 Agustus 2018 dengan nomor surat 88/BR-B/SPS/Vl ll/2018, dan tanggal 8 Oktober 2018 dengan nomor surat 108/BR-B/ST/X/2018, tapi tidak ada tanggapan sesuai harapan kami, “terang Lawyer muda ini.

Dia tegaskan, apabila pihak PT. PLN Area Dumai tidak juga membayar semua tagihan (invoice) yang sudah diajukan, maka selaku kuasa hukum, dia akan melaporkan kasus ini ke aparat hukum atas dugaan tindak pidana penggelapan.

“Kita akan melaporkan PT. PLN Area Dumai ke polisi dengan pasal 378 KUHP, atas dugaan tindak pidana penggelapan dan penipuan, serta upaya hukum lain, guna kepentingan hukum klien kami, “tegas dia.

Sementara itu, sampai berita ini dinaikan, belum ada keterangan resmi dari pihak Manajemen PT. PLN Area Dumai, sehingga belum diketahui, sejauhmana persoalan tersebut, sampai proyek yang telah dikerjakan itu tidak dikeluarkan tagihannya.**

 

Laporan: Denni France. S

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!