Bengkalis Kembang Wisata di Sektor Mangrove, Bagaimana Tambak Udang Yang Babat Hutan Mangrove?

Diterbitkan Tanggal: 08 / 10 / 18

Kategori: | Bengkalis, OTONOMI, PARIWISATA, TODAY |

Foto: net

 

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Mengacu dari Kementrian Pariwisata setelah melalui Rapat Kordinasi, pihak Disbudparpora Kab. Bengkalis kini berkonsentrasi mengembangkan tiga lokasi kepariwisataan.

Menurut Kabid Pariwisata Bengkalis, Iyon Setiawan, bahwa dalam pengembangan kepariwisataan ini, juga dengan melibatkan pihak Pemerintah Desa, dengan mengembangkan wisata pantai dan hutan mangrove.

“Alhamdulilah, untuk hutan mangrove ini, sejumlah Desa juga mulai menggeliat dalam mengembangkan wisata pantai dan hutang mangrove, “ujarnya.

Disebutkan, tiga lokasi yang masuk dalam destinasi wisata atas acuan dari Kementrian tersebut, pertama di lokasi Pantai Teluk Rhu, Kec. Rupat Utara, selanjutnya Pantai di DesaTenggayun, Kec. Bandar Laksamana, dan terakhir lokasi Pantai di Desa Selat Baru, Kec. Bantan.

“Tiga destinasi wisata unggulan ini, memang sudah jadi sorotan pihak Kementrian, karena aksesnya sudah dinilai telah memadai, sedangkan untuk pengembangan wisata hutan mangrove, akan dilakukan pengembangan selanjutnya, yang akan mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), “ujarnya.**

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!