‎Surat SK Pengunduran Diri Tak Dindahkan, Anggota DPRD “Gugat” Partai Golkar Bengkalis

Diterbitkan Tanggal: 18 / 09 / 18

Kategori: | Bengkalis, DPRD BENGKALIS, POLITIK, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Bertujuan meningkatkan karir mencalon di DPRD tingkat I Provinsi Riau tahun 2019 melalui Partai PDI-P di Dapil V, Anggota DPRD Bengkalis dari Politisi Golkar Dapil Mandau, Sihol Pangarabuan telah melakukan pengunduran diri dari Partai Golkar pada tanggal 23 Juli 2018.

Meski surat pengunduran diri tersebut telah ditembuskan ke Ketua DPRD Bengkalis dan‎ Ketua DPRD Tingkat I, namun sampai saat ini belum ada tanggapan dari Ketua DPD Partai Golkar Kab. Bengkalis. Yang artinya surat pengukuran diri tersebut tidak diindahkan sama sekali.

Sehingga, surat pengunduran diri yang  tidak diindahkan ini, Sihol Pangarabuan melalui Kuasa Hukumnya, Horas Sitorus, SH, ‎Daniel Sitorus, SH dan Farizal, SH, pada tanggal 23 Agustus, membuat surat somasi (teguran) ke DPD Partai Golkar Kab. Bengkalis, agar segera menyerahkan SK pengunduran diri sesuai surat terdahulu.

Tapi, dengan melalui somasi ini, pihak DPD Partai Golkar tidak juga mengindahkan, yang alasannya sampai detik ini belum diketahui oleh pihak pemohon.

Demikian yang disampaikan Horas Sitorus, SH, bahwa pihak pemohon masih terus melakukan upaya, agar SK pengunduran diri tersebut, bisa segera dikeluarkan oleh Ketua DPD Partai Golkar Kab. Bengkalis.

“Upaya ini, kita lakukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, yang sudah kita masukkan pada tanggal 6 September dua pekan lalu dan terdaftar dengan no.34, “ujarnya dengan didampingi 2 anggota pengacara Daniel Sitorus, SH dan Farizal, SH, Selasa (18/09/18) di PN Bengkalis.

Dijelaskan, pada hari ini Selasa (18/09/18) siang, merupakan sidang perdana dalam perkara perdata gugatan terhadap pihak DPD Partai Golkar Kab. Bengkalis tersebut.

“Gugatan ini, sebagai upaya kita, agar SK pengunduran diri dari Partai Golkar segera di keluarkan. Dan akan tetap kita perjuangkan sampai SK tersebut bisa dikeluarkan, “tegas dia.

Dia juga sampaikan, gugatan tersebut dilakukan, karena menyangkut soal hak asasi anggota, dan juga hal itu merupakan pembunuhan karakter.**

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!