Wah,,di Bengkalis, “Benteng Abrasi” Hutan Mangrove Disulap Jadi Tambak Udang, Makin Meluas

Diterbitkan Tanggal: 16 / 09 / 18

Kategori: | Bengkalis, PERISTIWA, TODAY |

Ilustrasi

 

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Sejak dulu kala, Hutan Mangrove di Pulau Bengkalis tetap terjaga kelestariannya, agar ekosistem keseimbangan alam tetap terjaga dengan baik.

Di Pambang, Tambak Udang Babat Hutan Mangrove, Penegak Hukum Diminta Untuk Tegas

Namun, Hutan Mangrove dalam dekade belangkangan ini, mulai rusak dan punah, karena munculnya ide dari toke-toke besar, dalam mengembangkan usaha tambak undang pada sejumlah titik di Pulau Bengkalis.

Sebut saja, di kawasan Hutan Mangrove wilayah sempadan Sungai Seliau dan sempadan Pantai Desa Pematang Duku, Kecamatan Bengkalis. Yang kini hutan tersebut telah disulap menjadi usaha tambak udangoleh oknum-oknum tertentu.

Usaha Tambak Udang di Bengkalis, Diprediksi Telah Rusak 423 H Hutan Mangrove

Sedangkan, Hutan Mangrove yang berada di dua titik tersebut, bagian dari benteng Pulau Bengkalis dari kerasnya abrasi Pantai. Namun mereka dengan terang-terangan merusak ekosistem tersebut, dijadikan usaha tambak udang.

Sesuai Informasi yang diterima, luas kawasan Hutan Mangrove (Bakau) di wilayah aliran Sungai Seliau sebagai batas alami antara Desa Pematang Duku dengan Desa Ketam Putih, diperkirakan lebih kurang 300 Hektare.

Saat ini, tahap pertama sedang berlangsung perusakan Hutan Mangrove menggunakan alat berat jenis eskavator untuk dijadikan tambak udang mencapai 5 Hektare.

Menurut Ketua Umum Kelompok Hutan Pantai Desa Pematang Duku Khairul, yang terbentuk sejak tahun 2002, telah membawahi 3 kelompok, yakni Kelompok Hutan Pantai 1, Hutan Pantai 2, dan kelompok Hutan Pantai 3.

“Sebenarnya, meraka ini awalnya merupakan kelompok yang telah lama menjaga dan melestarikan Hutan Mangrove di Desa ini, “ujarnya baru-baru ini.

Namun, lanjutnya, tanpa ada dasar hukum dan alasan yang jelas, Hutan Mangrove yang telah dijaga sudah 60 tahun itu, dengan tiba-tiba dialihfungsikan untuk dijadikan tambak udang.**

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!