DLH Riau Respon Laporan Alih Fungsi Hutan Mangrove Jadi Tambak Udang di Pulau Bengkalis

Diterbitkan Tanggal: 16 / 09 / 18

Kategori: | Bengkalis, HUKUM & KRIMINAL, PERISTIWA, TODAY |

Ilustrasi

 

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Untuk menindaklanjuti adanya kegiatan penambahan Hutan Mangrove di Pulau Bengkalis, terutama di wilayah sempadan Sungai Seliau dan sempadan Pantai Desa Pematang Duku, Kecamatan Bengkalis.

Wah,,di Bengkalis, “Benteng Abrasi” Hutan Mangrove Disulap Jadi Tambak Udang, Makin Meluas

Ketua Umum Kelompok Hutan Pantai Desa Pematang Duku Khairul, mengkau telah menyurati pihak LSM-Ikatan Pemuda Melayu Peduli Lingkungan (IPMPL) untuk segera ditindaklanjuti.

“Saya berharap, dengan menyurati ke LSM tersebut, alihfungsi Hutan Mangrove dijadikan tambak udang di Desa Pematang Duku tersebut, segera dapat dilaporkan ke instansi terkait, “terangnya baru-baru ini.

Sementara itu, Sekretaris LSM-IPMPL M.Farizal mengatakan, bahwa LSM nya telah menerima pengaduan dari Ketua Kelompok Hutan Pantai, atasnama Khairul.

“Mereka menyampaikan surat mohon bantuan kepada kita, agar dapat menindak lanjuti soal perambahan Hutan Mangrove tersebut, agar tidak sampai meluas, sehingga merugikan berbagai pihak, “ujar, Minggu (16/09/18).

Dia mengaku, pihaknya telah melakukan meninjauan langsung, dengan megumpulkan data dan keterangan sebagai upaya menindaklanjuti aduan pengurus kelompok Hutan Pantai.

“Atas aduan dan data-data yang telah didapatkan, kita menindaklanjuti dan melaporkan temuan ini ke Dinas LHK Provinsi Riau dan Polda Riau, dengan melalui surat resmi, “terangnya.

Disebutkan, dengan melalui jejaring WhatsApp (WA), Kadis LHK Riau sudah berjanji, untuk sesegera mungkin melakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku.**

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!