Seniman Dari Probolinggo ini, Mampu “Sulap” Limbah Kayu Jadi Lukisan Indah

Diterbitkan Tanggal: 15 / 09 / 18

Kategori: | INSPIRATIF, NUSANTARA, SENI&BUDAYA, TODAY |

Foto: detik

 

RIAUEXPRESS, PROBOLINGGO – Agustinus Eko (45), warga Desa Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo mencoba mengolah limbah kayu olahan dari pabrik menjadi lukisan bernilai seni tinggi.Ia menggunakan teknik melukis yang disebut pirografi, yaitu dengan membuat gambar dari hasil pembakaran kayu.Agus mengaku, ide membuat karya seninya ini tercetus setelah ia berhenti menjadi karyawan pabrik sekitar enam bulan lalu.

“Setelah berhenti kerja di pabrik, otomatis saya menganggur pak. Dan di sela-sela kekosongan aktivitas itulah saya mencoba berkarya, “kata Agus saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (15/09/18).

Foto: detik

Ia lantas belajar cara melukis dengan teknik pirografi secara otodidak. Agus pun mengklaim karya seni yang dihasilkannya adalah yang pertama di dunia karena memadukan tiga unsur seni, yaitu seni lukis, seni tiga dimensi dan seni ukir. Obyek yang dilukis juga bisa disesuaikan dengan pesanan.

Namun untuk saat ini, Agus lebih sering melukis dengan tema kearifan lokal Indonesia seperti gambar suasana kampung nelayan, sapi brujul di sawah, Candi Borobudur, dan lainnya.

Untuk harga jual karya seninya, Agus mengaku mematok harga bervariasi, tergantung ukuran lukisan serta detail gambar di dalamnya.

“Kalau harga macam-macam pak. Ada yang Rp 300 ribu sampai Rp 1,5 juta per item, “tukasnya.

Tak disangka, lukisannya cukup diminati, bahkan sampai diekspor ke mancanegara. “Puji syukur bisa diminati masyarakat dan mampu dijual di pasaran, baik lokal maupun luar daerah. Alhamdulillah kemarin sempat dapat pesanan dari Korea Selatan, “terangnya.

Selain lukisan, Agus juga menerima pesanan pembuatan aksesoris rumah atau suvenir dari kayu seperti gantungan kunci. Tingkat kerumitannya sendiri berpengaruh terhadap lama tidaknya Agus mengerjakan satu proyek.

“Untuk pengerjaan satu lukisan biasanya bisa selesai dalam 7 hari pak. Tapi kalo cuman membuat aksesoris rumah, seperti nomor rumah, gantungan kunci, dan lainnya ya sekitar 4 atau 5 hari sudah selesai, “tandasnya.**

 

Sumber: detik

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!