Bandar Narkoba: MA Batalkan Pidana Mati Terhadap Eri Jack

Diterbitkan Tanggal: 03 / 09 / 18

Kategori: | Bengkalis, NARKOBA, NUSANTARA, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) membatalkan pidana mati terdakwa Eri Khusnadi alias Eri Jack (32), bandar sabu seberat 40 kilogram (Kg) dan atas kepemilikan 150 ribu butir pil ekstasi.

Yang sebelumnya Eri Jeck ini divonis Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis dan dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru.

PN Bengkalis Vonis Hukuman Mati Terdakwa Bandar Nakoba Eri Jack

MA RI menjatuhkan hukuman terhadap Eri Jeck dari pidana mati menjadi penjara seumur hidup sebagaimana tertuang dalam petikan putusan Nomor 923K/PID.SUS/2018.

Keputusan tersebut diambil melalui rapat musyawarah majelis hakim Rabu (1/8/18) oleh Dr. H. Suhadi, SH, MH, sebagai Ketua Majelis, hakim anggota Desnayeti, M, SH, MH dan Maruap Dohmatiga Pasaribu, SH, MHum.

Menurut Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Iwan Roy Charles, SH Senin (03/09/18) mengaku, juga sudah terima salinan putusan MA RI yang meringankan terdakwa Eri Jeck tersebut.

Dijelaskan, keputusan menggugurkan vonis mati tersebut, JPU tidak menerima dari sisi keadilan. Karena selain dari tuntutan JPU agar majelis hakim memvonis mati, dua putusan pengadilan, baik PN maupun PT mengadili terdakwa memutuskan dengan dipidana mati.

Dibandingkan dengan dua orang kurir atau tukang ‘gendong’ untuk kasus yang sama dengan keterlibatan Eri Jeck yang disidangkan di PN Siak, MA menguatkan putusan PN dan PT, tetap pada hukuman mati.

“Tetapi kita tetap menghormati proses hukum dari MA dan tetap menerima putusan ini, karena memang dari JPU sudah final dan tidak ada lagi upaya hukum lain. Dan kita akan segera eksekusi paling lama pekan depan, “ungkapnya.**

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!