Pagi Tadi, Tiba-tiba Wabup Meranti Tinjau ke Setiap Sekolah, Ada Apa ?

Diterbitkan Tanggal: 15 / 08 / 18

Kategori: | Meranti, PENDIDIKAN, TODAY |

RIAUEXPRESS, MERANTI – Kerisauan akan penurunan kualitas pendidikan sebagai tolak ukur kualitas SDM generasi menadatang, sekaligus penentu maju mundurnya sebuah daerah, menggiring Wakil Bupati (Wabup) Meranti H. Said Hasyim dan rombongan Dinas Pendidikan melakukan peninjauan sekolah, kegiatan untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan dengan semestinya dilaksanakan dibeberapa sekolah SD dan SMP, Rabu (15/08/18) pagi.

Sejak pukul 8.00 Wib, Wabup bersama Kepala Dinas Pendidikan Meranti Drs. Nuriman, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH, Kabid Dinas Pendidikan Syafrizal, Yuliendri sudah bergerak menuju beberapa sekolah SD dan SMP.

Adapun yang menjadi fokus peninjauan Wakil Bupati meliputi ketersediaan ruang belajar bagi seluruh murid, kelayakan mobiler (kursi dan meja) diruang belajar, dan yang tak kalah penting mengingatkan Kepala Sekolah beserta majelis guru  jangan sampai menelantarkan murid pada saat jam belajar.

Sekolah pertama yang dikunjungi Wakil Bupati H. Said Hasyim adalah SDN 01 Selatpanjang, dilokasi ini Wabup disambut langsung oleh Kepala Sekolah Zahari, selanjutnya meninjau ruang dan fasilitas sekolah. Dari hasil peninjauan ia mendapati proses belajar mengajar berjalan dengan baik hanya saja disekolah yang sudah berdiri jauh sebelum kemedekaanan itu 1912, masih membutuhkan tambahan fasilitas ruang belajar. 10 ruang belajar yang ada tak cukup untuk menampung 12 rombongan balajar murid kelas 1-6, agar tidak terjadi Shift setidaknya butuh tambahan 2 ruang kelas lagi.

Dari informasi yang dihimpun Dinas Pendidikan Meranti kekurangan ruang belajar di SDN 01 Selatpanjang, lebih disebabkan oleh tidak terkontrolnya penerimaan murid baru, sehingga kapasitas ruang kelas yang ada menjadi overload.

Seperti diketahui, SDN 01 Selatpanjang, memang menjadi Favorite dari para orang tua untuk menyekolahkan anaknya, bahkan sudah menjadi tradisi sebab ayah dan ibunya juga pernah belajar disekolah yang sama.

Selain itu, di sekolah yang secara resmi diakui pada tahun 1948 ini, Wakil Bupati juga mendapat masukan dari Kepala Sekolah untuk pembangunan ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan Mushola yang idealnya ada disetiap sekolah.

Kondisi Mobiler sekolah juga tak luput dari perhatian Wakil Bupati, dari pengamatannya dibeberapa sekolah diantaranya SDN 01 Selatpanjang, SDN 26 Selatpanjang, SMPN 03 Selatpanjang, masih banyak kursi dan meja yang sudah tak layak pakai.

Menyikapi hal itu, Wakil Bupati meminta Kepala Dinas Pendidikan Meranti Drs. Nuriman untuk segera menindaklanjuti segala kekurangan yang ada disekolah. Sehingga tidak sampai menganggu fasilitas belajar mengajar.

“Secara standar jumlah bangku cukup, cuma kondisi SD 01 sudah memprihatinkan, ruang belajar cukup menyedihkan, begitu juga WC sangat tak layak, disekolah ini hanya ada ruang belajar dan ruang Kepala Sekolah, ruang lainnya belum ada, “ungkap Wabup.

Sementara di SDN 027 Selatpanjang, kondisi gedung sudah lebih baik karena sudah dibangun bertingkat dua. Namun untuk mobiler tak beda jauh dengan kondisi yang ada di SDN 01.

“Gedung SDN 027 sudah lebih baik namun kebersihan lokal dan kondisi mobiler masih memprihatinkan,” ucapnya lagi.

Sekolah lainnya yang dikunjungi Wakil Bupati H. Said Hasyim dan rombongan adalah, SMPN 03 Selatpanjang, sesampainya disekolah bertingkat dua yang memiliki 12 ruang belajar itu, Wakil Bupati disambut oleh Kepala Sekolah Amirusin. Dalam peninjuaunya Wabup menemukan kondisi yang tak jauh beda, mobiler meja kursi sudah tak layak. Bahkan saat melakukan peninjauan ke Perpustakaan mendapati murid SMP duduk dilantai karena tidak tersedianya kursi.

Selain itu, Mantan Sekda Kabupaten Siak itu, juga mendapati kelas yang tidak ada guru dan menurutnya itu sangat tidak baik, untuk itu ia mewanti wanti hal serupa jangan sampai terjadi lagi.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati H. Said Hasyim juga berharap Kepala Sekolah dapat menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk melakukan rehap rehap kecil pada gedung sekolah. Sebab dana BOS yang digelontorkan tiap tahun sesuai dengan jumlah murid, jumlahnya tak sedikit mencapai ratusan juta rupiah.

“Kita berharap dana Sekolah dapat menggunakan dana BOS yang diberikan pemerintah pusat dengan sebaik baiknya, termasuk untuk merehap gedung sekolah yang rusak, “jelas Wabup.

Sekedar informasi, dalam kunjungannya Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, selain meminta masukan dari para guru juga sempat berdialog dengan para murid SD dan SMP, salah satu yang ditanyakan adalah soal nilai nilai pancasila. Yang dijawab oleh Rinta salah seorang murid Kelas 9 SMPN 03 Selatpanjang dengan baik, hal itu sedikit membanggakan Wakil Bupati sebab diera globalisasi dan teknologi saat ini para murid SD dan SMP masih mengerti tentant nilai nilai pancasila.**

 

Laporan: Martin Raigon. S

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!