Karhutla 4 Kecamatan di Kab. Bengkalis, Kini Masih Dalam Penanganan

Diterbitkan Tanggal: 15 / 08 / 18

Kategori: | Bengkalis, PERISTIWA, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah titik Kabupaten Bengkalis, kini semakin meluas melahab lahan warga, yang diperkirakan sudah mencapai 35 hektare.

Menurut Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis, Jamaludian, bahwa Karhutla yang terjadi kini ada di Kecamatan Mandau, Bathin Solapan, Talang Muandau dan Kecamatan Pinggir.

“Dari laporan yang kita terima, luas Karhutla bervariasi terjadi di sejumlah lahan milik masyarakat, totalnya diperkirakan mencapai 35 hektare, “ujarnya, Selasa (14/08/18).

Disebutkan, Karhutla terluas terjadi di Desa Buluh Apo RT.01/RW.01 Kecamatan Pinggir berbatasan dengan Desa Sam Dam Kabupaten Siak, di titik koordinat Lat :1.10555, Long :101.04284. Status pemilik lahan belum diketahui

“Ada sekitar delapan anggota petugas Damkar diturunkan, termasuk Babinkantibmas, masyarakat dan Pusdatin BPBD Kecamatan Pinggir, “tambah Jamaludin.

Selain itu di lokasi yang lain, Karhutla juga terjadi di jalan Bhatin Muajo lelo Desa Pinggir Kecamatan Pinggir. Lahan tersebut milik warga bernama Sulan. Titik Koordinat Lat :1.17055 , Long : 101.25125. Diperkirakan luas terbakar mencapai1,2 hektare.

Kendala yang dihadapi sumber air sangat sulit dan akses menuju lokasi sangat jauh, sedangkan anggota yang diturunkan dari Damkar, masyarakat dan dibantu perlatan satu mobil pemadam kebakaran dan satu mesin apung,fire dan satu mesin apung, selang lima roll

Dijelaskannya lagi, untuk wilayah Kecamatan Mandau, Karhutla terjadi di jalan Hangtuah depan gereja HKPB simpang padang Kelurahan Batang Serosa. Status lahan milik Cevron.

“Perkiraan luas Lokasi yang terbakar satu hektare, api sudah bisa dipadamkan dengan menurunkan tim dari Damkar dan Pusadtin Kecamatan Mandau,” jelasnya.

Di kecamatan Talang Muandau, Karhutla terjadi di RT.03/RW.03 Desa Tasik Tebing Serai KM 75. Koordinat Lat :1.356, Long : 101.3637. Sementara status lahan belum diketahui kepemilikannya dengan luas yang terbakar mencapai tiga hektare.

“Anggota yang diturunkan dari Masyarakat Peduli Api (MPS) 10 orang, Regu Pemadam Kebakaran 10 orang, securiti lima orang, ditambah peralatan satu unit boldezer, satu unit mesin mini Thohatsu, Mini striker tiga unit , mobil angki air tiga unit, selang pemadam 30 roll. Api sudah padam dan masih tahap pendinginan,” ujar Jamaludin.

Untuk Kecamatan Bathin Solapan, kebakaran terjadi di wilayah perkebunan sawit jalan Lintas Rangau KM.22 RT.02/RW.11 Desa petani. Luas lahan yang terbakar mencapai tiga hektare.

“Anggota yang diturunkan dari Damkar Kecamatan Mandau sebanyak empat orang, TNI, masyarakat , Babinkamtibmas, Pusdatim. Sedangkan peralatan yang dipakai satu unit mesin robin dan selang lima roll milik MPA desa petani, satu unit mesin robin dan selang lima roll milik TNI, satu unit mesin apung dan selang 15 roll milik Damkar, “kata Jamaludin.**

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!