Tiga Mantan Napi Ikut Daftar Bacaleg 2019 ke KPU Bengkalis

Diterbitkan Tanggal: 22 / 07 / 18

Kategori: | Bengkalis, POLITIK, TODAY |

Ilustrasi

 

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkalis, Provinsi Riau menemukan 1 mantan narapidana (napi) koruptor dan 2 mantan napi umum, mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) di pemilu legislatif 2019.

Komisioner KPU Bidang Teknis Penyelengaraan Pemilu Syuib Usman mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat dan hasil verifikasi terhadap keabsahan calon, memang ada ditemukan salah seorang Bacaleg mantan koruptor.

“Dari laporan yang kita terima memang ada ditemukan indikasi salah seorang Bacaleg mantan koruptor, untuk namanya masih kita rahasiakan, “ujarnya, Minggu (22/07/18).

Dia sampaikan, dalam daftar persyaratan yang telah ditentukan, yang bersangkutan tidak melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan Pengadilan Negeri. Dan yang bersangkutan pernah terlibat kasus korupsi yang sudah berkekuatan hukum.

“Sesuai aturan harus dilaporkan, dalam SKCK pernah yang dibuat harus ada lampiran keterangan bahwa pernah terlibat kasus korupsi, “ujar Syuib.

Jka memang yang bersangkutan tersebut benar-benar mantan koruptor, maka KPU akan mengembalikan berkas tersebut kepada partai politik untuk mencari pengganti yang baru.

“PKPU nomor 20 tahun 2018 tentang pencalonan anggota DPR, DPRD, dan DPD pada pasal 7 ayat 1 huruf h berbunyi larangan untuk menjadi calon legislatif adalah bukan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, atau korupsi, “jelasnya.

Sedangkan, untuk dua bacaleg dari parpol sebagai mantan napi umum, keduanya melampirkan surat keterangan dalam syarat pencalonan, seperti surat keterangan dari kepolisian berstatus mantan napi.

“Sehingga, kua bacaleg ini, kita nilai telah melengkapi persyaratan untuk maju sebagai caleg, “tambahnya.

Ditambahkannya juga untuk hasil verifikasi terhadap kelengkapan syarat calon sudah diserahkan ke 16 partai politik 21 July 2018.

“Dari hasil verifikasi terdapat sebanyak 658 bacaleg yang di daftarkan oleh partai politik, sementara untuk kuota 45 kursi seharusnya 720 orang, “ujar Syuib.**

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!