Jambreeettt.! Penjual Ikan Keliling Berteriak di Depan SD 14 Bengkalis jalan Kelapapati Laut

Diterbitkan Tanggal: 21 / 07 / 18

Kategori: | Bengkalis, HUKUM & KRIMINAL, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Tindak pidana kriminal kembali terjadi di Jalan Kelapapati Laut, Desa Kelapapati, Kecamatan Bengkalis, berupa penjabretan tepatnya di depan SDN 14 Bengkalis, Sabtu (21/07/18) sekitar pukul 10.00 WIB.

Korban warga Kelapapati Laut, depan Gang Senyum, merupakan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), yang berprofesi sebagai penjual ikan keliling, dengan panggilan Kak Eka.

Pelaku jambret ini menaiki sepeda motor merk Vario warna putih, Helm tertutup warga putih dan memakai jaket warga coklat, dengan postur badan kurus tinggi. Dan setelah berhasil menjambret milik korban, pelaku ini langsung kabur dengan sepeda motornya menuju Pasar Terubuk.

“Tadi, saya sedang jemput anak sekolah, dan kak Eka (korban) keluar rumah untuk berjualan ikan dengan sepeda motornya, tiba-tiba tepat di depan Sekolah, ada motor Vario memepet motor kak Eka, dan langsung berteriak, Jambreeett!!!!, “ujar IRT warga setempat, Wati siang ini.

Ternyata, lanjut IRT ini, dompet berisikan uang dan surat-surat penting, yang digenggam oleh Eka (korban) di stang motor, diambil secara paksa oleh penjambret (pelaku), yang sampai kini belum dapat diketahui identitasnya, lantaran berhasil kabur.

“Kata Kak Eka tadi, awal dirinya keluar dari rumah untuk berjualan ikan, sudah diincar oleh pelaku yang duduk diatas motor depan Gang Senyum. Tapi kak Eka saat itu tidak curiga sama sekali. Namun setelah keluar rumah, pelaku membuntutinya sampai depan sekolah, dan terjadilah penjambretan tersebut, “terang dia.

Memang, saat terjadi penjambretan itu, situasi di depan Sekolah sedang ramai, karena waktu orang tua jemput anak sekolah kelas 1 yang masih baru. Dan saat terjadi, bukan hanya warga setempat, tapi sejumlah guru SD juga ikut mengejar pelaku, namun bisa lepas, karena motor pelaku sangat kencang.

“Uang milik kak Eka yang dijambret itu memang tidak banyak, katanya hanya sekitar Rp55 ribu rupiah, tapi di dalam dompet tersebut juga ada surat surat penting, yang juga ikut dibawa pelaku jambret, “tambah Wati**

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!