DPC Demokrat Bengkalis: Tak Bisa Nyaleg, Yovi itu Terlambat Ngurus

Diterbitkan Tanggal: 18 / 07 / 18

Kategori: | Bengkalis, POLITIK, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Ketua DPC Partai Demokrat Bengkalis Nur Azmi Hasyim melalui Sekretaris jenderal (Sekjen) DPC partai Demokrat, Dr.Morison Bahtiong menyebutkan, bahwa prosedur yang telah dilalui dalam penjaringan Bacaleg, sudah sesuai ketentuan DPP Pusat.

“Di Demokrat itu, ada sistem untuk segera memasukan data yang akan mencaleg, asalkan melalui sahabat Demokrat sistem Online, Disitu tanggal akhirnya 4 Juli. “ujarnya, Rabu (18/07/18).

Yovizar Ngaku Ngabdi Sudah 12 Tahun, Tapi DPC Demokrat Tolak Dirinya Nyaleg

Namun, lanjutnya, setelah ditutup sesuai jadwal Pusat yang bersangkutan (Yovizar), belum mengantarkan berkas ke Kantor DPC Demokrat dan sesuai ketentuan pada tanggal itu, langsung lakukan pleno.

“Jadi, tak mungkin sudah diplenokan, walaupun dia kader bisa menyusup kemudian, Seharusnya dia yang mengikuti peraturan Partai, sebab jika terlambat mengirim data Bacaleg, maka Demokrat Bengkalis akan dikejar oleh DPP Pusat, “jelas Moris.

Dijelaskan Yovi itu terlambat, kemudian dengan sistem online. Dan bisa untuk menyusul, tapi bagi daerah bagian Dapil yang tidak mencukupi jumlah kuota. Sehingga ada perpanjangan waktu di sana.

“Soal berkas-berkas secara manual baru diserahkan ke kita setelah tanggal (17/07/18). Dan semalam kita mau serahkan ke KPU, dia baru mau ngantar berkas ke kita. Mulai daftar secara online, sudah terlambat, pendaftaran secara manual juga terlambat.

“Tidak mungkin, kita menunggu dia, sedangkan yang mau caleg itu dia, bukan kita. Seharusnya yang pro aktif dong, “tambahnya.**

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!