APBD 2018 Bengkalis Akan Dirasionalisasi, Bagaimana Nasib Honorer dan THL ?

Diterbitkan Tanggal: 10 / 07 / 18

Kategori: | Bengkalis, OTONOMI, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis H Bustami HY mengatakan, bahwa Honorer di Pemkab Bengkalis kebanyakan Tenaga Harian Lepas (THL). Dan jika pekerjaan sudah tidak ada lagi, maka dengan sendirinya bukan lagi berstatus Tenaga Honorer.

“Status tenaga honorer itu, yang digaji per bulannya bukan digaji menurut kegiatannya. Ini harus kita bedakan, “ungkap Sekda Bengkalis H. Bustami HY, Selasa (10/07/18).

Saat disinggung persepsi dengan pandangan masyarakat soal tenaga Honorer tersebut, diungkapkan Sekda lagi, yang nama tenaga Honorer itu untuk gajinya dibayarkan setiap bulan berarti itu berada di SOPD masing masing.

“Yang tenaga harian lepas itu, ketika kegiatan tidak ada, memang tidak akan dibayarkan, bisa saja kita berhentikan, misalnya kegiatan itu berumur 6 bulan tentunya dibayar atau digaji selama 6 bulan, “ujarnya lagi.

Sekda jelaskan terkait adanya APBD 2018 akan dilakukan Rasionalisasi, maka Tenaga Honorer tersebut yang bertanggung jawab tentunya di OPD terkait, dan menurut bidangnya masing masing.

“Misalnya, di OPD ada 5 kegiatan dan terasionalisasi 2 kegiatan, kemungkinan itu masih menutup, walaupun itu biasanya dengan tambal sulam dua kegiatan untuk satu tenaga honor. Sehingga yang seharunys dibayar 12 bulan, bisa saja hanya bisa dibayar 10 bulan atau menjadi 8 bulan, “ujarnya lagi.

Selain itu, untuk pekerja tenaga honorer di Pemerintah Kabupaten Bengkalis, itu ada sekitar 5000 an honorer. Jadi yang namanya Honorer daerah, sampai saat ini belum ada wacana atau rencana untuk dirasionalisasi.**

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!