Tadi Malam di Aceh, KPK Tangkap 2 Kepala Daerah, 3 Kali di Bengkalis, Hanya Jalan-jalan ?

Diterbitkan Tanggal: 04 / 07 / 18

Kategori: | Bengkalis, KORUPSI, KPK, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Tadi malam, KPK telah berhasil menangkap 2 Kepala Daerah di Aceh dengan dugaan gratifikasi barang bukti Rp500 juta, namun ke Bengkalis sudah tiga kali datang, tapi sampai saat ini belum ada kejelasan kinerjanya.

Saat itu, masyarakat Kabupaten Bengkalis terutama di Kota Bengkalis, telah dihebohkan kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara tiba-tiba untuk yang ketiga kalinya.

‎Ngakak ! Larikan Rp1,9 Milyar, Seorang Pria Ditangkap KPK di Wisma Bupati Bengkalis

Gluarr ! Rumah Dinas Bupati Bengkalis Digeledah KPK

Tak luput dari ingatan publik, bahwa kehadiran Lembaga anti rasuah yang kesekian kalinya itu, awalnya memang cukup memberikan pertanyan besar. Karena KPK menemukan uang tunai sebesar 1,9M, di kediaman Rumah Dinas Bupati Bengkalis, jalan Antara.

Namun sayang, hingga selesai penggeledahan waktu itu sampai saat ini, tidak satupun informasi yang pasti didapatkan, sebenarnya dana Rp1,9 M itu, uang apa dan untuk apa?. Dan pertanyaan itu tetap melekat di pikiran publik sampai saat ini.

Salah seorang unsur masyarakat, M. Fachrorozi mengatakan, bahwa KPK jangan seperti main petak umpat dengan masyarakat, KPK sebagai lembaga satu-satunya yang masih dipercaya publik sebagai penindakan kasus Tipikor, untuk segera menjelaskan datangan mereka sampai 3 kali ke Bengkalis.

“Kita minta KPK segera mengumumkan hasil kinerjanya secara langsung ke publik selama datang ke Bengkalis tersebut. Dan juga temuan uang Rp1,9 M di Rumah Dinas Bupati Bengkalis, “ujar mantan Sekretaris DPD KNPI Kab. Bengkalis ini, Rabu (04/07/18).

Artinya, apabila temuan uang Rp1,9 M itu memang sebagai milik pribadi, untuk segera dikembali kepada yang bersangkutan, namun apabila uang tersebut ada kaitannya dugaan gratifikasi, juga untuk segera diumumkan, agar masyarakat tidak menjadi bingung atas tindakan KPK datang ke Bengkalis.

“Dan jangan masyarakat Kabupaten Bengkalis menilai, kedatangan KPK tersebut, hanya jalan-jalan saja, karena tidak ada penjelasan sama sekali, pasca KPK melakukan penggeledahan dan menemukan uang Rp1,9 M di Rumah Dinas Bupati Bengkalis, “ungkap pria dengan panggilan akrabnya Agam ini.**

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!