Lion Club Bintang Mulia Bagan Batu Operasi 220 Pasien Katarak, Ini Harapan Setda Rohil

Diterbitkan Tanggal: 02 / 07 / 18

Kategori: | KESEHATAN, Rohil, TODAY |

RIAUEXPRESS, BAGANSIAPIAPI – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil)  mengapresiasi berbagai kegiatan sosial yang telah dilakukan oleh Lion Club Indonesia Bintang Mulia Bagan Batu.

Hal itu dikatakan Setda Rohil, Drs. Surya Arfan, saat memantau proses pelaksanaan kegiatan operasi katarak di Rumah Sakit Umum DR. Pratomo Bagansiapiapi, Senin (02/07/18).

“Pemda Rohil mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada rekan-rekan Lion Clob Bintang Mulia Bagan Batu yang telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial di Rohil ini, “ungkap Surya Arfan.

Menurutnya kegiatan sosial operasi katarak tersebut sangat membantu masyarakat.

“Kalau biaya sendiri, operasi ketatak bisa menghabiskan biaya enam jutaan rupiah. Ini lah bentuk kepedilian teman-teman kita dari warga tiong hua yang ada di perantauan, tidak hanya operasi katarak. Pada Iven bakar tongkang tahun ini ada beberapa kegiatan sosial yang juga sudah dilakukan teman-teman Lion Club Bintang Mulia Bagan Batu, seperti sunat massal, memberikan sembako secara gratis kepada 4000 kepala keluarga (KK) di Rohil, “terang dia.

Kegiatan sosial ini, kata Surya Arfan perlu mendapat dukungan dari semua pihak, karena kegiatan dilaksanakan Lion Club Bintang Mulia Bagan Batu adalah merupakan kegiatan yang sangat posotif dan membantu masyarakat.

“Kita berharap dengan pak Siswaja Muljadi (Aseng) dan teman-teman tiong hua lainnya agar kedepan bisa lebih meluas lagi bantuannya,dan setiap tahun dilaksanakan bersamaan dengan Iven bakar tongkang,satu sisi masyarakat bisa terbantu dan sisi lainnya Iven nasional bakar tongkang semakin maju, “harapnya.

Sementara itu Presiden Lion Club Bintang Mulia Bagan Batu, Rohil sekaligus Koordinator pelaksana kegiatan, Ir. Siswaja Muljadi menegaskan bahwa tahun-tahun sebelumnya kegiatan sosial  yang sama sudah dilaksanakan. Untuk tahun 2018 sedikitnya 220 orang pasien katarak yang akan di operasi.

“Berdasarkan data kami, tahun ini ada 220 orang yang terdaftar, tapi kemarin saat kita memulai melaksanakan operasi kataraknya banyak lagi yang datang minta tolong, pada prinsipnya jika ada peluang kita tetap membantu mereka yang datang diluar syistem,” Kata Siswaja Muljadi.

Di hari pertama dilaksanakan operasi katarak, kata pria yang akrab di sapa Aseng itu mengungkapkan dari jam 8 pagi hingga jam 10 malam sedikitnya sudah 97 orang pasien penderita katarak sudah di operasi.**

Laporan: Suprianto

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!