This page was exported from [ http://riauexpress.com/press ]
Export date: Mon Nov 19 23:54:49 2018 / +0000 GMT

Agar Tak Sampai "Tenggelam" Pemkab. Bengkalis Diminta Batalkan Proyek MY



Ilustrasi

 

RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Seiring Kabupaten Bengkalis tahun 2018, kini diibaratkan kapal sudah oleng dan akan tenggelam. Pemkab. Bengkalis diminta untuk membatalkan rencana pelaksanaan proyek Multi Years (MY di tahun 2018 ini.

Hal ini disampaikan warga Kota Bengkalis Fachrurrozy, bahwa jika memang Pemkab. Bengkalis memaksakan diri untuk tetap merealisasikan Proyek MY tersebut, maka kegiatan lain tidak akan kebagian lagi dan Kabupaten Bengkalis terancam bangkrut dan kolip.

"Kita minta kepada Pemkab. Bengkalis untuk membatalkan proyek MY kesemuanya, karena anggaran yang kita nilai sudah tidak lagi bisa dibilang rasional, untuk kegiatan mega proyek sekelas MY tersebut, "tegas Wakil Ketua Asosiasi Jasa Kontuksi GAPENSI, Senin (02/07/18) malam.

Dia menyebut, bahwa APBD itu murni bukan untuk kepentingan Eksekutif, tapi yang paling utama untuk kepentingan negeri secara umum, bertujuan agar pembangunan bisa merata, demi menciptakan kesejahteraan masyarakat.

Sebelumnya, Ketua DPRD Bengkalis Abdul Kadir menjelaskan, karena APBD 2018 Rp3,6 Triliun mengalami defisit, maka akan dilakukan rasionalisasi mencapai Rp1,4 triliun. Dan dari anggarann tinggal Rp2,2 Triliun itu, untuk menggaji PNS mencapai Rp1,4 Triliun, sehingga tersisa Rp800 Milyar.

Dari Rp800 Milyar itu, untuk semua kegiatan, termasuk untuk pelayanan Kesehatan 10%, Pendidikan 10% dan tunggakan Alokasi Dana Desa (ADD) 2017. Dan apabila proyek MY dipaksakan untuk tetap terealisasi, maka untuk gaji honorer sudah tidak akan kebagian duit lagi.**
Post date: 2018-07-02 22:40:54
Post date GMT: 2018-07-02 15:40:54
Post modified date: 2018-07-05 00:50:24
Post modified date GMT: 2018-07-04 17:50:24
Powered by [ Universal Post Manager ] plugin. HTML saving format developed by gVectors Team www.gVectors.com