Kontras, Rp1,9 M Ditemukan KPK di Rumdis Bupati Bengkalis, Tapi Nasib Tukang Grobak ini Nyungsep

Diterbitkan Tanggal: 14 / 06 / 18

Kategori: | Bengkalis, OTONOMI, TODAY |

Ilustrasi

 

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Hari Raya Idul Fitri 1439 H, telah diambang pintu, namun kondisi perekonomian masyarakat Bengkalis semakin terpuruk. Karena lapangan kerja di Bengkalis semakin sulit.

Sesuai pengakuan yang disampaikan tukang grobak warga Desa Kelapatipati, Kecamatan Bengkalis, Sanusi, bahwa dirinya merasa tidak cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-hari dengan tukang tarik grobak.

“Memang tak ada kerjaan lain, kecuali tahun-tahun yang lalu, masih ada proyek, bisalah untuk menutupi kebutuhan sehari-sehari, dengan melakukan kerja sampingan, “ujarnya, Kamis (14/06/18).

Pria diperkirakan berumur 50-an lebih ini menyebut sebagai tukang grobak, toko pun kini sudah sepi, jarang sekali orang berbelanja, yang mengakibatkan jarang juga barang untuk diantar pakai grobak.

“Kalau untuk sekarang, penghasilan tarik grobak satu hari berpenghasilan Rp30-40 ribu itu sudah mentok. Tapi meskipun tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari, namun tetap saya jalani, karena memang lapangan kerja di Bengkalis tidak ada, “beber dia.**

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!