Wabup Meranti, Hadiri Malam Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Darul Ulum

Diterbitkan Tanggal: 02 / 06 / 18

Kategori: | Meranti, RELIGIUS, TODAY |

RIAUEXPRESS, MERANTI – Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim mengikuti acara peringatan malam Nuzul Quran di Masjid Agung Darul Ulum, pada malam turunnya Al-Quran itu Wakil Bupati mengajak umat Muslim untuk membaca dan memahami isi kandungan Al-Quran sebagai pedoman hidup keselamatan dunia akhirat, Jumat (01/06/18).

Turut hadir dalam acara itu, Habib Ali Bin Hasan Al Bahar Lc MA Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, anggota DPRD Meranti H. Zubiarsyah Kepala Dinas/Badan dilingkungan Pemkab. Meranti dan jajaran, Tokoh Agama dan lainnya.

Kegiatan pada malam 17 Ramadhan itu, diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Quran oleh Qori Meranti Zulfan.

Selanjutnya dilakukan penyerahan Infaq Masjid Agung Darul Ulum yang dihimpun selama 1 tahun kepada 40 orang anak yatim, 25 Masjid dan 22 Musola dengam total 177 juta rupiah lebih. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati H.  Said Hasyim bersama anggota DPRD Meranti H.  Zubiarsyah dan jajaran pejabat Pemkab.  Meranti.

“Semoga kita dan Meranti menjadi negeri yang makmur yang di rhidoi Allah. Untuk itu marilah kita bersama sama meningkatkan ketaqwaan kepada Allah dengan perbanyak membaca Al-Quran, pahami kandungannya dan laksanakan dalam kehidupan sehari-hari, “kata Wabup Meranti.

Menurut dia, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dengan menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya akan membuat dir dan lingkungan kita selalu diturunkan keberkahan oleh Allah.

“Marilah kita sama sama mengingatkan dan membina anak serta keluarga kita untuk senantiasa mencintai Al-Quran, karena jika tidak dimulai diri sendiri siapa lagi dan kalau tidak sekarang kapan lagi, semoga kta selalu diberikan keberkahan, “ucapnya lagi.

Dalam rangka menggaungkan Al-Quran ditengah masyarakat, Pemkab. Meranti telah menjalankan program cetak 1000 Hafiz, selama itu berjalan diakui Wakil Bupati telah banyak mendapat animo positif. Bahkan anak anak yang berasal dari Suku Akit (Asli), turut mendaftar dan bersedia dibina sebagai Hafiz Al-Quran.

“Setelah dibina selama beberapa tahun terakhir anak Suku Akit ini telah mampu menghafal Al-Quran dengan baik, dan berprestasi dengan menjuarai lomba Hafiz yang ditaja oleh Pemda Aceh, “jelasnya.

Sejauh ini dikaui Wakil Bupati H. Said Hasyim puluhan anak anak Meranti telah dibina untuk menjadi Hafiz di pondok pondok pesantren yang tersebar di 9 Kecamatan yang ada. Diharapkan jumlah itu akan terus bertambah hingga cita cita mencetak 1000 Hafiz dapat terwujud.

Jika Suku Akit yang memiliki aliran kepercayaan saja sadar akan hikmah membaca Al-Quran bagaimana dengan umat muslim sendiri.

Sementara itu, Al-Ustadz Ali Bin Hasan Al Bahar Lc MA, dalam tausiah pembukanya mengaku menyesal baru saat ini datang ke Meranti, menurutnya Meranti salah satu bagian dari negara Indonesia ternyata memiliki sejarah perjuangan panjang dalam meraih kemerdekaan Indonesia. Namun sayangnya belum mendapat perhatian besar dari Pusat.

Pada kesempatan itu, Al-Ustadz, menekankan pentingnya diturunkan Al-Quran dimuka bumi sebagai pedoman hidup bagi seluruh umat manusia.

Menurutnya jika manusia tidak diberikan petunjuk hidup maka akan berbahaya karena bisa terpeleset pada kemungkaran. Parahnya lagi manusia sebagai mahluk yang sempurna bisa berprilaku lebih rendah dari mahkluk lainnya.**

 

Laporan: Martin Raigon. S

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!