Jubir KPK Sebut, Amril Mukminin Masih Saksi, Soal Temuan Rp1,9 Miyar dalam Rumdis Bupati

Diterbitkan Tanggal: 02 / 06 / 18

Kategori: | Bengkalis, KORUPSI, KPK, NUSANTARA, TODAY |

RIAUEXPRESS, JAKARTA – Berbagai pendapat dan asumsi, pasca pengeledahan Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rumah Dinas Bupati Bengkalis jalan Antara, dengan menemukan uang tunai Rp1,9 Milyar di Rumah Dinas tersebut, Jum’at (01/06/18).

Karena, pasca peristiwa itu terjadi, masyarakat terutama di Bengkalis Kota, di kedai kopi dan tempat-tempat yang ramai orang berkumpul, masih tanda tanya soal Bupati Amril Mukminin apakah langsung dibawa oleh penyidik KPK atau tidak. Lantaran hingga detik ini belum ada keterangan resmi dari KPK.

Terkait hal ini, Juru Bicara (Jubir) KPK Febri Diansyah mengatakan, bahwa atas temuan uang Rp1,9 Milyar di Rumah Dinas Bupati Bengkalis tersebut, status Amril Mukminin masih sebagai saksi.

“Pihak kami dari KPK, belum menetapkan tersangka satupun orang, pasca penggeledahan menemuan uang sebesar Rp1,9 Miliar tersebut, “ujarnya kepada wartawan.

Sebelumnya, tim Penyidik KPK berjumlah 12 orang, melakukan penggeledahan Rumah Dinas Bupati Bengkalis Jum’at (1/6/2018) kemarin, dari pukul 10.30-20.45 WIB.

Ketika tim Penyidik KPK masuk dalam Rumah Dinas Bupati Wisma Sri Mahkota tersebut, tiba-tiba ada seseorang yang berada dalam Wisma mencoba melarikan uang Rp.1,9 Milyar, yang dimasukan dalam tas.

“Siang tadi ada salah seorang yang mau melarikan sejumlah uang, lalu langsung kita tangkap di halaman Rumah Dinas Bupati, “ujar salah seorang tim penyidik KPK.

Dalam penggeledahan tersebut, belum begitu jelas, KPK membawa atau tidak orang-orang dari dalam Wisma Bupati. Namun beberapa tas, dua koper dan beberapa kardus, dimasukkan dalam mobil, yang diduga sebagai barang bukti soal tindak pidana korupsi.**

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!