Sidang di Lapangan, Direktur PT. Marita Makmur Jaya, Maria, Terkesan Pandang Remeh 3 Hakim PN Bengkalis

Diterbitkan Tanggal: 12 / 05 / 18

Kategori: | Bengkalis, HUKUM & KRIMINAL, TODAY |

Diretur PT. MMJ Maria (baju kuning), Ketua Hakim Zia Ul Jannah (kerudung biru)

 

RIAUEXPRESS, RUPAT – Sidang lanjutan gugatan 5 Kelompok Tani, yakni Darussalam, Darul Ikhsan, Tunas Harapan, Tunas Gemilang dan Pasir Indah, terhadap PT. Marita Makmur Jaya (MMJ), dengan agenda Pemeriksaan Setempat (PS), telah digelar di lokasi Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, Rabu (09/05/18).

Perkara perdata lanjutan di lapangan ini, dipimpin oleh Ketua Hakim PN Bengkalis Zia Ul Jannah, SH, dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata, SH, dan Aulia Fhatma Widhola, SH, juga dihadiri oleh PH tergugat (PT. MMJ), Heru Susanto SH dan PH Penggugat Sabarudin SHI.

Sidang ini juga diikuti oleh Panitra, Juru Sita. Bahkan Direktur Utama PT. MMJ bernama Maria juga terlihat hadir dalam sidang lapangan tersebut di dua lokasi, dengan kategori Penggugat 1 atas nama Johari dan penggugat 2 Ahmad H alias Eka.

Baru saja rombongan sampai di lapangan, Direktur PT. MMJ, Maria datang tergopoh-gopoh sambil membusungkan dada. Dan langsung mencegat ketiga Hakim PN Bengkalis beserta para penggugat, dan mengenalkan diri, bahwa dia adalah sebagai pemilik Perusahaan.

“Tunggu-tunggu, saya sebagai pemilik perusahaan, kita di sini hanya mencari kebenaran, bukan untuk berkelahi, sekarang Johari mana, mana Johari, suratnya mana, mana suratnya, “sergah Maria yang dimaksud penggugat 1, dihadapan ketiga Hakim dan puluhan orang di lapangan.

Tanpa pikir panjang, Ketua Hakim Zia Ul Jannah, SH, langsung mencegah Direktur Maria, untuk menghindari keributan dengan mengatakan, bahwa kalau mau melakukan sanggahan di pengadilan saja, bukan di sini tempatnya.

Dengan penjelasan Ketua Hakim dengan panggilan akrabnya Bu Zia ini, Direktur PT. MMJ Maria langsung diam, dan mengikuti saran dari Hakim tersebut. Sehingga sidang dengan agenda Pemeriksaan Setempat (PS) kembali dilanjutkan.

Sidang ini akan dilanjutkan pada hari Rabu (23/05/18) mendatang, dengan agenda menghadirkan saksi-saksi dari pihak Penggugat di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis jalan Karimun.

Sebelumnya telah diberitakan, bahwa dua titik yang menjadi sengketa antara PT. MMJ dengan 5 Kelompok Tani tersebut dengan kategori gugatan 1 atas nama Johari seluas lahan 375 H, dan gugatan 2 atas nama Ahmad H alias Eka seluas lahan sekitar 600 H.

Muncul gugatan ke PN Bengkalis ini, sejak tanggal 3 Agustus 1999 lalu, adanya kesepakatan antara Kelompok Tani dengan PT. MMJ, bahwa pihak perusahaan penguasai lahan di 2 titik tersebut dengan diganti setiap 1 tiitk lahan mendapatkan lahan seluas 109 hektar, dan atau secara keseluruhan seluas 218 H, dengan pola bagi hasil Plasma sistem KKPA.

Namun janji bagi hasil yang sudah disepakati sejak tanggal 3 Agustus 1999 lalu, menurut PH Penggugat Sabarudin SHI, bahwa pihak PT. MMJ tidak menepati janjinya hingga sampai saat ini.**Red.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!