Ngeri ! 25 Adegan Rohman Bunuh Istrinya Diperagakan di Mapolres Meranti

Diterbitkan Tanggal: 25 / 04 / 18

Kategori: | HUKUM & KRIMINAL, Meranti, TODAY |

RIAUEXPRESS, SELATPANJANG – Pra Rekontruksi pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka pelaku pembunuhan Rohman alias Man (40), terhadap istrinya Nurul Komariah (30), telah terlaksana di Mapolres Meranti, Rabu (25/04/18).

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH mengatakan, bahwa rekontruksi pembunuhan tersebut, tidak bisa dilaksanakan di TKP, dikarenakan takut ada orang yang menyusup, dengan tiba-tiba menyerang dan menghakimi pelaku, disebabkan tidak terima oleh pihak keluarga korban.

“Penjagaan Kepolisan yang berada Mapolres berjumlah lebih kurang 100 personel. Dan pelaku memperagakan dengan 25 adegan, “ungkap Kapolres siang tadi.

Sebelumnya, pada hari Minggu (25/03/18) sekitar pukul 17.00 WIB, sosok mayat perempuan ditemukan dalam semak-semak, bernama Nurul Komariah (30), di jalan Tanjung Harapan Kel. Selatpanjang Kota Kab. Kep. Meranti, dengan kondisi penuh luka.

Berangkat dari temuan sosok mayat ini, pihak Satreskrim Polres Meranti, melakukan penyelidikan dan, akhirnya dapat disimpulkan, bahwa pelaku diduga orang yang dekat dengan koban (suami-red), yang diketahui bernama Rohman.

Sehingga, pihak Polisi melakukan perburuan terhadap Roman. Dan hanya cukup waktu 4 hari, suami korban, Rohman, berhasil diamankan di jalan Ekor Kuning/Semut, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (01/04/18) sekitar pukul 14:30 WIB.

Lelaki ini berdomisi ditempat istrinya di jalan Ibrahim, Desa Semukut, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang merupakan warga jalan Baran II, RT/RW 04/05 Kelurahan Baran, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepri.

Lelaki ini juga pernah menjalani hukuman Pidana Penjara/Kurungan 1 tahun 7 bulan, di Lapas Selat Panjang, terjerat kasus 365 di tahun 2016 lalu, lantaran pernah melakukan pencurian.

Penangkapan terhadap Man ini, setelah Penyidik Satreskrim Polres Meranti melakukan proses penyelidikan panjang, untuk mengetahui keberadaan pelaku. Dan terakhir sesuai informasi, bahwa pelaku berada di wilayah Jawa Barat.

Kemudian, setelah informasi tersebut dikantongi, maka pihak Polres Kepualan Meranti langsung berkoordinasi dengan Dit Kriminal Umum (Krimum) Polda Jawa Barat, untuk dapat melakukan penyelidikan bersama-sama atas keberadaan pelaku.**

 

Laporan: Martin Raigon. S

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!