Usai Divonis 15 tahun Oleh Majelis Hakim PN Bengkalis, 2 Terpidana BB Sabu 2 kg “Tertawa” Saat Ditanyai Wartawan

Diterbitkan Tanggal: 13 / 04 / 18

Kategori: | Bengkalis, NARKOBA, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Salah satu dari dua terdakwa tertawa dan lari menyusup masuk dalam kerumunan orang orang di tahanan Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, ketika ditanya wartawan, perasaannya, setelah Majelis Hakim (PN) Bengkalis, menvonis 15 penjara, dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis 17 tahun penjara.

Wartawan: “Apa perasaan mas, setelah divonis Hakim 15 tahun penjara, yang lebih ringan dari tuntutan JPU 17 penjara ?,,,

Terpidana: “usah lagilah,,,hahaha,,,”ujar salah satu terpidana barang bukti sabu 2 kg dan 1.988 butir pil extasi merk YSL, Rabu (11/04/18) petang kemarin di PN Bengkalis.

Baca juga:

 

Lo,,,di PN Bengkalis, Sabu 2 Kg, Dituntut 17 Tahun, Vonis 15 Tahun

Usai Majelis Hakim menggelar sidang putusan 15 tahun penjara senda 2 Milyar atau subsider 2 bulan kurungan terhadap 2 orang terdakwa, yakni Hendri (25) dan Buyung Zulfikar (26) warga jalan Penampar, Kec. Bantan, Kab. Bengkalis.

Majelis Hakim yang di pimpin oleh Dame P. Pandiangan, SH, dengan didampingi dua hakim anggota Annisa Sita Wati, SH dan Mohd. Rizki Musmar ini, kemarin langsung melanjutkan sidangnya, terkait kasus dugaan pengolahan lahan tanpa izin Kementerian di Kecamatan Pinggir, dengan 2 terdakwa, mantan Anggota DPRD Bengkalis Periode 1999-2004, Wagino (75), dan anaknya Nurahmad Ariadi (25).

Terlihat dari pantauan wartawan, Ketua Majelis Hakim Dame P. Pandiangan, SH senyum-senyum tertawa kecil, saat kehadiran kedua terdakwa yang di duga melakukan pengolahan lahan tanpa izin Kementrian tersebut.

Tidak diketahui, senyumnya Ketua Majelis Hakim ini, apakah karena sudah merasa puas dengan memutuskan 15 tahun penjara lebih ringan dari tuntutan JPU 17 tahun penjara, terhadap 2 terdakwa sabu 2 kg dan pil ekstasi 1.988 butir, atau ada sikap lucu, yang membuat dirinya tersenyum, sikap yang dilakukan 2 terdakwa dugaan pengolahan lahan, ketika sedang dihadirkan dalam persidangan kemarin.

Rabu petang kemarin, JPU Kejari Bengkalis, Handoko SH ketika dikonfirmasi, apakah akan melakukan banding ke PT, lantaran vonis hakim lebih rendah dari tuntutan JPU, dia menjawab masih mikir-mikir.

Sebelumnya, dalam bacaan dakwaan, dua terdakwa Hendri dan Buyung, terbukti bersalah sesuai Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman pidana mati.

Disebutkan, kedua terdakwa ini merupakan kurir narkotika jenis sabu lebih dari 2 Kilogram dan 1.988 butir pil extasi merk YSL. Terdakwa juga diyakini termasuk jaringan sindikat internasional.

Narkotika ini akan dikirim ke Pekanbaru yang diambil dari Perairan Desa Muntai. Dan sesampainya di Jalan Penurun, Kecamatan Bantan, ditangkap petugas Polsek Bantan, Kamis (25/08/17) sekitar pukul 20.30 WIB tahun lalu.**Red.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!