Limpahan Polsek Siak Kecil Sudah P21, Kejari Segera Sidangkan Dua Tersangka BB 10 Kg Sabu

Diterbitkan Tanggal: 12 / 04 / 18

Kategori: | Bengkalis, NARKOBA, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Dinyatakan berkas lengkap atau P21, Kepolisian Sektor (Polsek) Siakkecil, Kabupaten Bengkalis memasuki Tahap II atau limpahkan 2 orang tersangka pelaku ‘gendong’ sabu, lebih kurang 10 kilogram (Kg) berikut barang bukti (BB) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Kamis (12/04/18).

Pelimpahan tersangka dan barang bukti ini langsung dipimpin Kepala Polsek Siakkecil, Iptu Sunaryo, SH, MH didampingi sejumlah petugas Kepolisian diserahkan ke JPU, Agrin Rico Noval, SH di ruang tindak pidana umum (Pidum) Kejari Bengkalis. Dua orang tersangka atas nama MH dan RF berikut barang-barang bukti termasuk satu unit mobil yang digunakan pelaku untuk membawa barang haram itu.

“Hari ini kita limpahkan atau Tahap II ke kejaksaan. Dan diharapkan segera disidangkan di pengadilan. Adanya pengungkapan kasus ini, jangan ada lagi masyarakat yang terlibat atau bermain dengan narkoba, karena kami tidak segan-segan untuk menindaklanjuti,” ungkap Kapolsek Siakkecil, Iptu Sunaryo, SH, MH kepada sejumlah wartawan usai pelimpahan berkas dua tersangka dan barang bukti.

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Bengkalis Iwan Roy Carles, SH melalui JPU, Agrin Rico Noval, SH mengatakan, pihaknya sudah menerima pelimpahan berkas dinyatakan lengkap (P21) dua tersangka dan barang bukti dari Polsek Siakkecil atas perkara sabu lebih kurang 10 Kg.

“Kami akan segera melimpahkan ke pengadilan untuk proses persidangannya, “ungkapnya.

Untuk kedua tersangka ini akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Subsidair Pasal 112 Ayat (2) dan Pasal 115 Ayat (2) UU Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal pidana mati.

Salah satu tersangka MK (40) sempat diwawancarai wartawan mengatakan, mau ‘menggendong’ sabu itu, berdalih karena desakan ekonomi. Awalnya, hanya ditawari setengah kilogram tetapi ternyata diminta membawa 10 Kg dan diiming-imingi upah sebesar Rp130 juta untuk membawa barang haram itu ke Pekanbaru, namun baru sebagian jalan sudah ditangkap petugas Polsek Siakkecil. Dia juga menyadari bahwa mengangkut barang haram itu melanggar hukum.

“Saya berperan sebagai ‘menggendong’ saja bang, tujuan ke Pekanbaru dari Dumai Simpang Pelintung disuruh orang tahanan yang ada di Lampung dan saya kenal. Saya tahu bang bahwa barang yang dibawa itu sabu. Dijanjikan hanya membawa setengah kilogram tapi ternyata membawa 10 Kg. Saya baru mengambil upah Rp2 juta, resikonya saya juga tahu bang, “ujar pria berprofesi sebagai sopir asal Batu Bara, Sumatera Utara ini, seraya mengaku mengajak rekannya RF dan berharap jangan sampai dihukum mati.

Sebelumnya, kedua pelaku ini berhasil diamankan jajaran Polsek Siakkecil saat dilakukan operasi cipta kondisi (Cipkon) di Jalan Lintas Jalan Jenderal Sudirman, Desa Sungai Siput, Kecamatan Siakkecil, Kabupaten Bengkalis, Selasa (13/12/17) sekitar pukul 01.00 WIB.

Barang bukti ditemukan petugas disimpan dalam kantong plastik, disimpan di dalam mobil. Sabu yang diamankan berbentuk pres padat persegi empat.**Red.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!