Ketua STAIN Bengkalis: Larangan Cadar Untuk Minimalisir Garis Keras

Diterbitkan Tanggal: 13 / 03 / 18

Kategori: | Bengkalis, PENDIDIKAN, RELIGIUS, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Sebagaimana tertuang dalam kode etik mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri STAIN Bengkalis, Pasal 14 ayat 2 yang menyebutkan ” Bahwa Wanita harus memperlihatkan wajahnya (tidak mengenakan cadar, burkah dan sejenisnya).

Itu telah menunjukkan, bahwa STAIN Bengkalis, secara otomatis adanya pelarangan terhadap seluruh mahasiswinya untuk tidak mengenakan cadar selama di lingkungan kampus.

Demikian yang disampaikan Ketua STAIN Bengkalis, Prof, Samsul Nizar, bahwa pihaknya tetap menerima mahasiswi memakai cadar, namun pada saat perkuliahan cadar dan sejenisnya harus dilepas.

“Para mahasiswi harus tetap mengikuti busana seperti yang lainnya, sesuai dengan peraturan akademik dengan tidak memakai cadar, “ungkapnya melalui sambungan seluler, Senin (12/03/18).

Menurut pria asal pambang ini, ketentuan tersebut, bertujuan untuk menimalisir kelompok garis keras masuk dalam kampus STAIN Bengkalis. Dan pahami Islam itu secara kaffah, jangan lewat kacamata kelompok tertentu saja.**Rls

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!