Kades Diduga Pukul ke Wartawan, Polsek Rupat Utara Telah Lakukan Proses Sesuai Prosedur

Diterbitkan Tanggal: 13 / 03 / 18

Kategori: | Bengkalis, HUKUM & KRIMINAL, TODAY |

RIAUEXPRESS, RUPAT UTARA – Terkait dugaan pemukulan Kepala Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Sukarto, terhadap wartawan Tabloid Lintas Pena, Alan jeri Fanus, Kamis (08/03/18) sekitar pukul 13.00 WIB kemarin.

Polsek Rupat Utara melalui Paur Humas Polres Bengkalis Iptu Baha Purba SH, menjelaskan bahwa pihaknya dalam menangani perkara tersebut, anggota Polsek sampai kurang tidur.

“Untuk perkara itu, kita sudah bekerja sesuai prosedur. Dari sejak dilaporkan ke Polsek pada tanggal 8 kemarin, kita langsung melakukan visum dan dilanjutkan pemeriksaan, “ungkapnya ketika dihubungi yang mengaku saat ini sedang di Polsek Rupat Utara, Selasa (13/03/18).

Selanjutnya, pada tanggal 9 dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap pelapor, dan tanggal 10 dilakukan pemeriksaan terhadap terlapor. Sedangkan hasil visum masih nunggu proses.

Dijelaskan, dalam pelaporan korban, saat terjadikan dugaan pemukulan tersebut, tidak ada saksi lain (pelaku dan korban), kecuali 3 anak SD sesuai keterangan korban, ketika kedua orang tersebut berpapasan di jalan.

“Korban melaporkan pemukulan pada hari Kamis tanggal 8 kemarin, hanya satu tempat, yakni di dada, tidak ada yang lain, “jelas Paur.

Sampai saat ini, diungkapkan, pihak Polsek Rupat Utara masih melakukan pendalaman perkara tersebut. Dan Paur mengaku dari awal perkara tersebut mencuat, dia posisi di Mapolsek Rupat Utara, sehingga tahu persis proses penanganannya.

Sebelumnya telah diberitakan, diduga karena merasa “kebakaran jenggot” atas pemberitaan di media cetak maupun online terkait pembangunan Gedung Seni Budaya di lahan milik warga.

Kepala Desa Titi Akar Kec Rupat Utara, Kab. Bengkalis, Sukarto diduga nekat melakukan pemukulan terhadap Alan Jeri Fanus, wartawan Tabloid Linas Pena, Kamis (08/03/18) sekitar pukul 13.00 WIB kemarin.

Dengan bergaya preman, sesuai keterangan korban (wartawan), Kades Sukarto membabi buta menganiaya korban hingga babak belur.”Saya dihajar habis-habisan. Saya tidak melawan, karena dia membawa senjata tajam, ”ungkapnya.

Sehingga atas perlakukan pemukulan ini, korban yang merupakan seorang wartawan ini melaporkan perkara tersebut ke Polsek Rupat Utara pada hari Kamis (08/03/18) kemarin.**Red.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!