Tahun ini, 771 warga di Bengkalis, Akan Ikuti Ujian Kesetaraan

Diterbitkan Tanggal: 12 / 03 / 18

Kategori: | Bengkalis, PENDIDIKAN, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Di tahun ini, sebanyak 771 orang akan mengikuti ujian penyetaraan pendidikan dasar di Bengkalis. Ujian penyetaraan tersebut akan dilaksanakan setelah pelaksanaan Ujian Nasional Sekolah Formal.

Disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum pendidikan usia dini dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis Linda Wati, bahwa ujian penyetaraan tersebut akan di gelar menjadi tiga paket.

“Paket C untuk penyetaraan sekolah tingkat SMA, Paket B untuk penyetaraan sekolah tingkat SMP dan Paket A untuk penyetaraan sekolah tingkat SD, “ungkapnya, Minggu (11/03/18).

Menurut dia, dari tiga paket yang akan diujiankan ini, peserta paket C tahun ini paling banyak. Dari data Disdik Bengkalis sudah tercatat sebanyak 488 orang yang akan mengikuti ujian paket C ini.

Sedangkan untuk peserta ujian paket B di Bengkalis akan diikuti sebanyak 253 orang peserta. Kemudian untuk peserta ujian penyetaraan paket A sebanyak 30 orang.

Pelaksanaan ujian paket ini pihak Disdik Bengkalis bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di setiap kecamatan. PKBM sebagai pelaksana pendidikan belajarnya, sementara Disdik sebagai pelaksana ujian penyetaraannya.

“Jadi semua peserta ujian paket ini merupakan berasal dari setiap PKBM yang ada di kabupaten Bengkalis,” terang dia.

Sementara itu untuk pelaksanaan ujian paket sama sekali tidak di kenakan biaya. Semua fasilitasi di selesaikan oleh Disdik Bengkalis.

“Untuk pelaksanaan ujian penyetaraan tahun ini kita memiliki biaya sebesar 135 juta rupiah untuk pelaksanaan ujian. Baik penyediaan soal sampai biaya pengawasnya, “terang dia.

Menurut Linda sampai tahun 2018 ini memang terus meningkat kesadaran masyarakat untuk mengambil ijazah penyetaraan pendidikan ini. Saat ini sudah bekurang jumlah masyarakat Bengkalis yang tidak berijazah.

“Memang cukup banyak yang sudah mengikuti ujian penyetaraan ini. Apalagi waktu awal awal dulu dilaksanakan Disdik Bengkalis pada tahun 2013 sampai 2015 yang mengikuti ujian cukup ramai, “tambah Linda.

Untuk beberapa tahun terakhir jumlah peserta mulai berkurang. Hal ini terjadi bukan karena terjadi penurunan kesadaran jumlah masyarakat terkait wajib belajar.

“Namun memang karena jumlah masyarakat yang tidak memiliki ijazah sudah berkurang karena adanya ujian penyetaraan sejak tahun 2013 kemarin, “ungkapnya lagi.

Menurut dia, awal awal program ujian paket penyetaraan di selenggarakan pihak Disdik dulu, setiap tahun bahkan pesertanya mencapai seribuan. Ini terwujud berkat kerjasama pihak Disdik Bengkalis kepada kepala desa yang ada untuk mensosialisasikan pentingnya kegiatan ujian penyetaraan ini.

“Makanya awal awal dulu ramai karena banyak memang yang berniat untuk mengikuti, karena sosialisasi kita yang baik sampai ke kepala desa, “tandasnya.

Untuk pelaksanaan ujian penyertaan ini akan direncanakan pada pula April mendatang. Tepatnya pada tanggal 27 April mendatang.**Red.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!