Meski Pasar Modern di Meranti Sudah Serah Terima, Ternyata Pekerjaan Ada yang Belum Tuntas

Diterbitkan Tanggal: 08 / 03 / 18

Kategori: | BUTUH PERHATIAN, Meranti, PELAYANAN, TODAY |

RIAUEXPRESS, SELATPANJANG – Pasar Modern yang berada Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, terlihat masih ada beberapa titik pekerjaan yang belum selesai dikerjakan, seperti jalan lingkar di lokasi pasar.

Karena, setiap musim penghujan jalan yang masih tanah itu timbul becek dan licin. Sehingga apabila pasar tersebut difungsikan, maka akan membahayakan pengguna jalan.

Hal ini sesuai pantauan RiauExpress  dilokasi pasar tersebut, Kamis (08/03/18). Yang membuat masyarakat disana merasa aneh dengan bangunan tersebut yang tidak sempurna, karena sampai kini belum ada tanda-tanda jalan tersebut akan dikeraskan dengan cor oleh Pemerintah setempat.

“Saya tidak mengerti sistim kerja Pemerintah Meranti, karena sampai saat ini pasar modern yang sudah dibangun beberapa tahun tahun dengan biaya milyaran rupiah, namun masih menyisakan pekerjaan yang belum tersentuh, “ungkap pria warga setempat, Yanto pagi ini.

Selain itu, lanjut pria ini, pasar modern yang digadang-gadang sebagai pusat perbelanjaan tersebut, bangunannya sudah mulai rusak, lantainya juga mulai retak. Yang mencerminkan lemahnya pengawasan pihak instansi terkait dibidang perawatan dan kebersihan.

Sementara itu ditempat berbeda, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Meranti Drs.Muhammad Azza Fahroni mengakui bahwa pekerjaan Pasar Modern tersebut memang pekerjaan belum tuntas.

“Mekipun sebelumnya sudah ada serah terima dari pelaksana kerja, kita tetap akan menuntaskan pekerjaan di Pasar Modern itu. Karena memang masih ada sejumlah titik yang belum dibangun, mudah-mudahan nantinya tidak terbentur anggaran, “ungkapnya.

Sebagai pasar modern, menurut M. Azza Fahroni, pasar tersebut bertujuan sebagai pusat perbelanjaan di Kabupaten Meranti. Termasuk untuk menampung pedagang sayur yang ada dijalan Imam Bonjol.

“Kita juga sudah melakukan sosialisasi dan teguran terhadap para pedagang sayur dan ikan di jalan Sungai Juling. Dan juga mengingatkan kepada pedagang kaki lima di pasar pagi, untuk bisa pindah ke Pasar Modern tersebut, “ujarnya lagi.**

 

Penulis: Martin Raigon. S

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!