Polisi Tangkap Residivis LP Nusakambangan Edarkan Sabu

Diterbitkan Tanggal: 03 / 03 / 18

Kategori: | NARKOBA, NUSANTARA, TODAY |

Foto: metro

 

RIAUEXPRESS, SOLO – Seorang residivis asal LP Nusakambangan dibekuk oleh Polresta Surakarta lantaran mengedarkan sabu. Dari tangan lelaki bernama Sukatno alias Edi Kampret itu disita 41 gram sabu yang peredarannya tergolong langka di Kota Solo.

“Ini relatif baru diedarkan di Kota Solo,” ungkap Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ribut Hari Wibowo di Mapolresta Surakarta, Jumat (02/03/18).

Ribut menambahkan, metamfetamin atau yang dikenal dengan sabu-sabu kebanyakan beredar dalam bentuk kristal di kota bengawan. “Namun yang kali ini bentuknya menyerupai salju,” kata dia.

Menurut keterangan tersangka, dari segi efek maupun harga sabu jenis kristal dan salju tidak memiliki perbedaan. Sukatno mengaku menjual kedua jenis sabu-sabu tersebut seharga Rp1.050.000 per gram.

Sukatno ditangkap pada 20 Februari 2018 di kawasan Kampung Mondokan, Jebres, Solo. Warga Pasar Kliwon Solo tersebut sebelumnya pernah menjalani masa tahanan selama lima tahun karena kasus narkoba di LP Nusakambangan.

Sukatno mengaku, mendapatkan barang haram tersebut dari rekannya, Penyok. Saat ini Penyok masih dalam pengejaran polisi. Selain Sukatno, Polres Surakarta juga membekuk delapan tersangka penyalahgunaan narkotika lainnya di tujuh Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda.

Empat diantaranya merupakan pengedar dan pemain lama. Dari tangan mereka polisi menyita barang bukti sebanyak 103,59 gram.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat 1 juncto Pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun, pidana seumur hidup hingga hukuman mati.**Red.

 

 

Sumber: metrotvnews.com

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!