Imlek di Bengkalis, Warga Tionghoa Lakukan Ritual Usir Roh Jahat

Diterbitkan Tanggal: 21 / 02 / 18

Kategori: | Bengkalis, PARIWISATA, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Ribuan warga Tionghoa tumpah ruah di jalan protokol Bengkalis, dengan melakukan arak-arakan dan mengikuti prosesi ritual menurut keyakinan yang dianut oleh mereka, Rabu (21/02/18).

Mereka menggelar arak-arakan ini, bertujuan untuk melakukan semah atau pengusiran roh jahat, oleh para dewa dewi penjelmaan yang masuk ke dalam tubuh manusia (Tangkie).

Aksi pengusiran roh jahat ini berlangsung di sejumlah persimpangan jalan, juga rumah-rumah warga yang menurut keyakinan membahayakan manusia atau rawan.

Ritual semah dilakukan setiap tahun penanggalan pada hari keenam Imlek (Cue Lak) disebut juga sebagai puncak perayaan Imlek dan bertepatan dengan hari kelahiran Dewa Ching Cui Cho She Kong yang sangat sakral dalam melakukan sembahyang.

Arak-arakan ribuan warga Tionghoa dan para Tangkie dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dari Kelenteng Hok Ann Kiong di Jalan Yos Sudarso, dan bekeliling sejumlah jalan protokol disertai dengan bunyi-bunyi petasan di sepanjang jalan dan berakhir di kelenteng.

Selama aksi berlangsung, selain ribuan warga Tionghoa, juga menarik perhatian warga Bengkalis lainnya sekaligus mengabadikan ritual setahun sekali ini.

Menurut Humas Yayasan Hok Ann Kiong, Herman Kasuma, rute arak-arakan keliling kota sesuai dengan petunjuk sang dewa. Arak-arakan diperkirakan mencapai 5 ribu orang.

“Momen ini untuk saling berbagi sesuai dengan tradisi kita dari  semua umat yang ada baik dari Malaysia, Singapura, Jakarta juga datang untuk merayakan Imlek di Bengkalis,” ungkapnya.**Red.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!