Imlek: Di Meranti Rayakan Perang Air, 2 Wanita Thionghoa Alami Tragedi Kecelakaan

Diterbitkan Tanggal: 16 / 02 / 18

Kategori: | Meranti, TODAY |

RIAUEXPRESS, SELATPANJANG – Perayaan Imlek 2569/2018 di Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan disemarakan perang air (Cin Cui) di setiap tahun, terlihat sangat meriah, Jum’at (16/02/18) pagi.

Dari pantauan, setiap sudut jalan utama di Kota Selatpanjang, dari pagi hingga petang tadi, terlihat diantara warga Thionghoa saling melempar air dengan menggunakan timba, dan ada juga air yang dibungkus dengan plastik.

Meski diantara mereka saling melempar dengan air, disebut perang air (Cin Cui), sebagai event tahanan bagi mereka, namun kegembiraan terlihat diwajah mereka, dengan saling tertawa dan bergurau.

Namun, dengn kegembiraan tersebut, tidak harus diakhirinya dengan bahagia. Karena dalam event tersebut, ada dua orang wanita thionghoa sedang berboncengan diatas sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal.

Dua orang ini sebut saja Ceng Li dan Memey yang sedang berboncengan ini, diduga terkejut karena dilempar air oleh warga thionghoa di jalanan, sehingga lakalantas tunggal tidak terelakkan.

Menurut warga setempat yang menyaksikan peristiwa tersebut, Riko mengatakan, bahwa motor yang dinaiki dua orang tersebut, melewati jalan yang licin, karena banyak air dijalanan karena ada perang air.

“Mungkin, karena ngerem mendadak, mereka terjatuh, “ujarnya petang tadi.

Menurut dia, akibat kecelakaan tersebut Ceng Li yang menyetir sepeda motor, telinga belah kanan keluar darah. Sedangkan temannya, mengalami luka di lutut, dan langsung dilarikan ke rumah sakit.**

 

Penulis: Martin Raigon. S

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!