Bocah Meranti Yang Mencuri Makanan dan Tertembak, Ternyata Orang Tuanya Sudah Bercerai

Diterbitkan Tanggal: 15 / 02 / 18

Kategori: | HUKUM & KRIMINAL, Meranti, TODAY |

RIAUEXPRESS, SELATPANJANG – Menurut Kepala Desa, Lemang, Kec. Rangsang Barat, Kab. Kep. Meranti, Edi Murkan, bahwa bocah bernama Syafrizal alias Ijal (14), yang ditangkap mencuri makanan, hingga sampai mencuri Hp milik anggota Polsek Rangsang Barat tersebut, memang sejak awalnya sudah meresahkan masyarakat.

“Sejak awal sebelum ditangkap warga akibat mencuri makanan dalam rumah, Minggu (11/01/18) sekitar pukul 21.00 WIB kemarin, dia memang sudah meresahkan masyarakat, “ungkapnya ketika dihubungi, Kamis (15/02/18).

Dia jelaskan, bocah tersebut nakal, kemungkinan karena kedua orang tuanya sudah cerai dan telah punya pasangan sendiri-sendiri. Dan akibat perceraian tersebut, bocah itu ikut dengan neneknya.

“Bapaknya bernama Jamaluddin, dan ibunya bernama Ojah. Yang keduanya kini sudah punya pasangan masing-masing setelah mereka bercerai, “tambah Kades.

Mungkin, tambahnya, akibat orang tuanya bercerai dan dia sendiri ikut neneknya itulah, mengakibatkan jiwa anak itu tergoncang, dan melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak selayaknya diperbuat oleh anak seumur bocah tersebut.

“Awalnya saat di tahan di Mapolsek kemarin, anak itu macam bisa berubah. Karena dia mau ikut sholat di Mushalla, dan sifatnya menggambarkan akan berubah. Tapi entahlah, pada akhirnya dia mencuri Hp pulak milik anggota Polisi, “ungkap Kades dengan nada heran dengan sifat anak tersebut.

Sebelumnya, bocah yang baru berumur 14 tahun, warga Desa Lemang, Kec. Rangsang Barat, Kab. Kep. Meranti , mencuri makanan di dalam rumah milik warga, Minggu malam kemarin.

Karena ketahuan, anak ini dibawa ke Mapolsek Rangsang Barat, sambil menunggu mediasi dari keluarganya. Lantaran ditunggu tidak juga datang, maka bocah tersebut, ditahan di Mapolsek.

Namun, tidak diduga sebelumnya, pada hari Selasa (13/02/18) kemudian, sekitar pukul 05.45 WIB, salah satu anggota Polsek Rangsang Barat, Briptu Budi Setiawan terkejut, lantaran Hp miliknya yang baru dicas dalam Mess Mapolsek, hilang.

Tak ayal lagi, dugaan yang mencuri adalah Ijal, seorang bocah yang ditahan di Mapolsek. Karena setelah Hp miliknya tersebut hilang, seiring bocah tersebut juga sudah tidak ada di tempat.

Sehingga, Briptu Budi Setiawan bersama Brigadir Riki Masri dan Bripda Hasbulah Akbar mencari Ijal.dan menemukannya. Dan Hp milik anggota tersebut, ketahuan didalam saku celana Ijal.

Dikarena saat Hp diminta, anak ini melawan sambil menggigit tangan Briptu Budi Setiawan, sampai berdarah, Bripda Akbar yang menemani mencari Ijal mengeluarkan senjata Softgun berisi air.

Dengan senjata anggota ini, Ijal terlihat tidak merasa takut, bahkan gigitan semakin kuat, hingga tangan Briptu Budi Setiawan berdarah. Dan karena senjata pengamanannya tidak terkunci, suara tembakan terlepas, dan peluru mengenai bahu kanan Ijal.

Saat ini, bocah tersebut, dirujuk ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, karena RSUD Meranti tidak ada alat memadai, untuk mengeluarkan peluru yang sudah menyarang kedalam rongga dada sebelah kanan.**

 

Penulis: Martin Raigon. S/Budi.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!