Alamak, Sejumlah Eks Kepala SKPD Dumai Mengaku, TPP 2015 Rp26,8 M, Berpotensi Fiktif

Diterbitkan Tanggal: 11 / 02 / 18

Kategori: | Dumai, KORUPSI, TODAY |

RIAUEXPRESS, DUMAI – Pernyataan Mantan Kabag Keuangan Pemerintah Kota Dumai, Herman, bahwa pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) kepada PNS 2015 lalu, sudah sesuai peruntukannya itu, dinilai telah melakukan pembohongan publik.

Sebab, persoalan tersebut jelas telah bertolak belakang dengan keterangan beberapa mantan Pengguna Anggaran yang pernah menjabat Kepala SKPD tahun 2015 lalu.

“Saya saat itu, tidak pernah mengajukan Surat Perintah Membayar Lansung (SPM-LS) atas TPP tempat bertugas, “ujar salah satu mantan Kepala SKPD yang tidak mau disebut namanya, Minggu (11/01/18),

Artinya, tambah pria ini, penyaluran TPP yang mencapai Rp26,8 Milyar tahun 2015 lalu, bila merujuk sesuai tempat bertugas, dengan mengatasnamakan PNS tersebut, jelas berpotensi fiktif.

Namun, tidaklah etis jika dalam persoalan ini, hanya yang bersangkutan saja disudutkan, sebab sesuai rincian Laporan Realisasi Anggaran TPP per SKPD 2015 lalu, Walikota Dumai juga menandatanganinya.

“Informasi tersebut dapat kita lihat sebagaimana yang ditetapkan dengan Perda No 9 TA 2016 tentang pertangungjawaban pelaksanaan APBD TA 2015, “ujar pria ini lagi.

Sementara itu, menurut mantan anggota DPRD Dumai Cahyo, yang juga sebagai adik Wakil Wali Kota Dumai Eko Suharjo mengatakan, bahwa tatakelola keuangan saat ini telah kronis. “Jadi buang jauh-jauhlah mimpi Kota Dumai untuk mendapatkan opinion WTP dari BPKP, “ungkap dia.**

 

Penulis: Rozali.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!