Sasaran Indonesia, Kapal Ikan Angkut 1,1 Ton Sabu di Selat Malaka

Diterbitkan Tanggal: 10 / 02 / 18

Kategori: | NARKOBA, NUSANTARA, TODAY |

Foto: detik.com

 

RIAUEXPRESS, BATAM – Sebuah kapal berbendera Singapura, Sunrise Glory tertangkap kapal TNI Angkatan Laut KRI Siguror di perairan Selat Philips, Batam. Kapal tersebut memuat 1,1 ton sabu dan 4 ABK asal Taiwan

Penangkapan kapal Sunrise Glory itu berlangsung pada Rabu (07/02/18) sekitar pukul 14.00 WIB. Kapal tersebut ditangkap karena memasuki perairan Indonesia, berbendera Singapura.

“Operasi sudah dimulai dari tanggal 2 Desember 2017, berdasarkan info yang diperoleh bahwa ada kapal asing yang akan membawa narkoba ke Indonesia melalui jalur laut dengan kapal ikan, “ujar Direktur Prekursor dan Psikotropika BNN, Brigjen Anjan P Putra kepada detikcom, Sabtu (10/02/18).

Tim dari TNI AL, BNN dan Bea Cukai sempat mendeteksi keberadaan kapal tersebut. Akan tetapi, kapal tersebut sempat singgah di Australia sebelum akhirnya tertangkap di Batam.

“Pada tanggal 7 Februari, kapal tersebut kembali masuk ke Indonesia dengan membawa 1,1 ton sabu, semula berbedera siangpura, tapi ketika kita mendekat, ABK menggantikan bendera indonesia, “imbuh Anjan.

Petugas mencurigai kapal tersebut, sehingga melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan, dokumen kapal diduga palsu, sehingga petugas langsung menarik kapal tersebut ke Dermaga Batu Ampar, Batam.

Pada Kamis (08/02/18), kapal tersebut diserahkan ke Lanal Batam. Tim WFQR Lantamal IV/Lanal Batam selanjutnya mengecek terhadap para ABK kapal tessebut.

Pelaku juga menggunakan dokumen palsu dan mengganti nama kapal dari Sunden Ching 66 menjadi Sunrice Glory.

Sementara tim lainnya mengecek muatan kapal. Hasil pengecekan, ditemukan 1 ton diduga sabu yang dimasukan ke dalam 41 karung beras ditumpu dengan palka bahan makanan.**Red,

 

 

 

Sumber: detik.com.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!