Terjadi Kericuhan, Upaya Pemindahan Pedagang di Dock Yard Dumai Gagal Diekskusi

Diterbitkan Tanggal: 20 / 01 / 18

Kategori: | Dumai, PELAYANAN, TODAY |

RIAUEXPRESS, DUMAI – Pemerintah Kota Dumai melalui Disdagprin, dengan diperbantukan Petugas Satpol PP, Jajaran Polres, TNI dan pihak – pihak terkait lainnya. Melakukan ekskusi para pedagang yang mangkal di trotoar jalan Dock Yard/Jalan H. M. Thamrin Kota Dumai, ke Pasar Kelakap 7, Rabu (17/01/18) kemarin.

Namun upaya ekskusi tersebut tidak membuahkan hasil, lantaran terjadi kekisruhan antara Pemko Dumai dan pihak terkait, dengan para pedagang yang dipimpin pemilik lokasi pasar jalan H. M Tamrin, Awaludin dan Gedang.

Para pedang ini menolak untuk pindah ke Kelakap 7, dengan dalih berbagai alasan, selian loksi sepi dari pembeli, juga pasar yang dibangun Pemko Dumai Milyaran Rupiah tersebut dinilai belum siap seratus persen.

Meskipun pihak berbagai Istitusi tersebut bergerak untuk melakukan ekskusi, namun para pedagang tersebut tetap menolak untuk pindah, meskipun dipaksa, agar tidak lagi mangkal di jalan H. M Tamrin.

Menurut Gedang, tidak ada kapasitas pihak aparat dalam mengeksekusi pasar, dengan berteriak teriak nada sangat tinggi.

“Saya pribadi akan memperjuangkan pasar ini sampai titik darah penghabisan, karena pasar ini diatss ntanah yang sah, “ujarnya dengan suara lantang dihadapan pihak Pemko Dumai.

Karena kondisi semakin tidak kondusif, sehingga sejumlah alat berat yang sudah disediakan sebelumnya, pada akhirnya mundur teratur.

Menurut Kasatpol PP Bambang Wardoyo, SH ketika dihubungi mengatakan, karena situasi tidak kondusif, makan pasar milik Gedang atau pun Awaludin tidak jadi di eksekusi.

Sementara itu, salah satu pedagang di H. M. Thamrin, M. Nuh mengaku, secara pribadi, dia sangat mendukung upaya Pemko Dumai tersebut, karena dilokasinya berdagang sudah tidak layak lagi,

“Pindah itu memang harus, sebab dengan adanya para pedagang yang mangkal di H. M. Thamrin itu, selain bikin macet kendaraan, juga kita sebagai warga negara yang taat hukum, harus ikut apa yang telah diarahkan Pemerintah, “ujar pria yang juga sebagai tokoh masyarakat di Purnama tersebut.

Dari pantauan di lapangan, sampai saat ini para pedagang yang mangkal di Jalan H. Thamrin, terlihat masih tetap beroperasi seperti biasanya.**

 

Penulis: Rozali.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!