This page was exported from [ http://riauexpress.com/press ]
Export date: Wed Jan 17 5:15:49 2018 / +0000 GMT

Diprotes Warganet Soal Pasca Bayar Akan Diganti Pakai Token, Ini Tanggapan PLN Rayon Bengkalis



RIAUEXPRESS, BENGKALIS - Berbagai tanggapan Warganet di Media Sosial (Medsos) Facebook (FB) di Group Bengkalis Breaking News, terkait rencana PLN Rayon Bengkalis akan melakukan penggantian meteran dari Pasca Bayar menjadi Pra Bayar (token)

Setidaknya ada 7 akun yang aktif menanggapi rencana pihak PLN tersebut, yang mayoritas tidak setuju dengan rencana pihak Perusahaan Pembangkit Listrik Negara (PLN) Rayon Bengkalis menggantikan meteran milik pelanggan.

Tanggapan dari akun atasnama Asrul Syam: "Alasan kemudahan pelanggan tak ade beban, tapi kapai token, beli 100 dapat 65-75, itu bukan beban bodoh. Nak membodohi ade je"

Selanjutnya akun Jalak Lenteng: "Bagaimana jika pelanggan menolak mengganti meteran, adalah hukum yang dilanggar?"

Lalu Lani Pamungkas: "Tendak"

Disusul akun Aulia Fikri: "Hak pelanggan menggunakan meteran apapun"

Kemudian akun Roman AR: "Isi 50 jadi 33"

Ditambah lagi akun Bang Syamsul: "Poko,,eee,,aku orak mau,,,,mmmoh aku,,,,ora reti koe!!!!!!"

Namun dari akun terakhir atas nama Nenni Syahruddin katakan, "Di INHU kayak dah di ganti semua deh,,Gak boleh nolak"

Terkait dengan tanggapan Warganet, Kepala PLN Rayon Bengkalis Hasdedy menanggapi penolakan sejumlah Warganet tersebut dengan sikap yang bijak.

Dia menyebut, dengan tanggap Warganet tersebut, itu hal yang wajar. namun kurang tepat. Karena setiap pembelian token/pulsa listrik misal 100 Ribu bukan berarti 100 kwh, karana yang ditampilkan di meteran adalah kwh (kilowatt hour) dan harga 1 kwh listrik itu adalah 1420 rupiah per kwh.

"Sebagai warganet saya rasa bisa lihat di internet, dan akan faham dengan sendirinya, jika dibaca dengan seksama, atau (kalau perlu) datang ke PLN minta info lebih lanjut, "ujarnya melalui jejaring WhatsApp, Kamis (11/01/18) malam.

Dia jelaskan, sebagai pelanggan PLN, berarti harus taat kepada aturan yang berlaku, atau ditetapkan PLN kepada pelanggannya. Kecuali tidak menggunakan listrik PLN atau pakai genset sendiri.

Jadi, pihak PLN meminta kepada masyarakat yang langganan dengan PLN, untuk siap menerima perubahan ini, yaitu menjadi pelanggan Prabayar dan dijamin tidak ada pelanggan PLN yg dirugikan dalam hal migrasi ini.

"Jika ingin info yang lebih jelas, silahkan datang ke kantor PLN (Rayon Bengkalis jalan Antara), pada hari kerja pukul 7.30 s/d 16.30 WIB, "tambah Dedy.

Untuk diketahui, lanjutnya, PLN Bengkalis mempunyai 44 ribu pelanggan saat ini, dan 22 ribu nya sudah Prabayar. Jadi selama ini tdak ada komplain ataupun merasa dirugikan oleh prabayar tersebut.

"Artinya, yang ada mereka tenang, aman (proteksi terhadap listrik lebih bagus), "ujarnya lagi.

Sebelumnya, pihak PLN Rayon Bengkalis, akan memindahkan 23 ribu pelanggan yang berada di Pulau Bengkalis, Bukit Batu dan Siak Kecil, dari listrik pasca bayar ke listrik prabayar dengan menggunakan token.

Rencana peralihan tersebut, akan dilakukan mulai Bulan Januari-Juli 2018, yang tujuannya untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam penggunaan daya.**Red.

 

 


Post date: 2018-01-12 01:51:08
Post date GMT: 2018-01-11 18:51:08
Post modified date: 2018-01-12 08:54:24
Post modified date GMT: 2018-01-12 01:54:24

Powered by [ Universal Post Manager ] plugin. MS Word saving format developed by gVectors Team www.gVectors.com