Sepanjang 2017, Damkar Bengkalis Mencatat, 50 Unit Rumah Terbakar

Diterbitkan Tanggal: 05 / 01 / 18

Kategori: | Bengkalis, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Musibah kebakaran rumah di Kabupaten Bengkalis selama tahun 2017 mencapai 36 kasus yang menimpa 50 unit rumah dan rumah toko. Total kerugian dari musibah tersebut mencapai Rp7,646 miliar dan korban meninggal dunia 2 orang.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkalis, Zulfan Herri, Jumat (05/01/18).

Diterangkan Zulfan Herri, kasus kebakaran tertinggi, terjadi pada bulan September dan Desember masing-masing sebanyak 7 kasus.

Kemudian pada bulan Mei sebanyak 5 kasus. Sedangkan pada bulan Maret, April, Oktober dan Nopember masing-masing 3 kasus kebakaran.

Diikuti pada bulan Februari dan Juli masing-masng sebanyak 2 kasus, bulan Januari dan Juni masing-masing 1 kasus.

Sementara itu pada bulan Agustus 2017, Dinas Damkar Kabupaten Bengkalis tidak menerima laporan tentang kebakaran rumah maupun ruko.

Lebih lanjut Zulfan mengatakan, kasus kebakaran rumah dan ruko yang terjadi di Negeri Junjungan, sebagian besar disebabkan oleh arus pendek listrik, kompor meledak, kebocoran tabung gas dan anak bermain lilin di kasur.

Jika dipetakan dari sudut kewilayahan, jumlah kasus kebakaran rumah dan ruko terbanyak terjadi Kecamatan Mandau sebanyak 18 kasus, diikuti Kecamatan Bengkalis 7 kasus, Bantan dan Bathin Solapan masing-masing 3 kasus.

Kemudian Kecamatan Pinggir sebanyak 2 kasus, diikuti Siak Kecil, Rupat dan Bandar Laksamana masing-masing sebanyak 1 kasus.

Zulfan Heri berharap pada tahun 2018 ini, jumlah kasus kebakaran rumah dan ruko semakin menurun, bahkan zero. Guna mengantisipasi dan meminimalisir kasus kebakaran rumah dan ruko, Dinas Damkar Kabupaten Bengkalis, secara gencar melakukan sosialisasi, dalam bentuk himbauan di  media radio maupun spanduk dan baleho.

Bahkan kata mantan Plt Kepala Dinas Kesehatan ini, selama tahun 2017 juga telah melakukan pelatihan penanggulangan kebakaran dengan melibatkan lembaga pendidikan, kesehatan, pihak perbankan dan masyarakat peduli.**Adv.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!