Pemalsuan TDD Bupati, Muska Arya Dituntut 1,4 Tahun Penjara, Bukhari 1,6 Tahun

Diterbitkan Tanggal: 04 / 01 / 18

Kategori: | Bengkalis, HUKUM & KRIMINAL, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis, menuntut terhadap terdakwa Muska Arya hukuman 1,4 tahun penjara, dan terhadap terdakwa Bukhari 1,6 tahun penjara, Kamis (04/01/18) siang.

Tuntutan JPU ini, dibacakan dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan Bupati Bengkalis Amril Mukminin, soal Penerbitan Izin Prinsip PT. Bumi Rupat Indah (BRI), dalam pengembangan Wisata di Rupat Utara.

Sidang ini, terlaksana di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, dengan agenda pembacaan tuntutan JPU, dengan dibacakan tuntutannya satu persatu terhadap kedua terdakwa.

Pertama bacaan tuntutan JPU Handoko terhadap terdakwa Muska Arya didampingi PH-nya Farizal Misman, SH, karena dinyatakan terbukti bersalah dan meyakinkan melanggar Pasal 263 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana tentang pemalsuan tanda tangan pejabat berwenang.

Sedangkan terdakwa Bukhari didampingi Penasehat Hukum (PH)-nya Khairul Majid, SH, dituntut JPU Novriansyah, karena terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar dakwaan pertama sesuai Pasal 263 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana tentang pemalsuan tanda tangan pejabat berwenang.

Atas pembacaan tuntutan ini, PH kedua terdakwa akan menyampaikan nota pembelaan (pledoi) dijadwalkan dalam sidang Senin (08/01/18) pekan depan.

Sidang ini dipimpin Majelis Hakim Zia Ul Jannah, SH didampingi dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata, SH (digantikan Dr. Sutarno, SH, MH) dan Aulia Fhatma Widhola, SH.**Red.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!