http://riauexpress.com/press/2017/12/07/rapat-teknis-pembubaran-koperasi-bukit-batu-siakkecil-3-koperasi-minta-diaktifkan-kembali/
Export date: Tue Nov 20 8:28:38 2018 / +0000 GMT

Rapat Teknis Pembubaran Koperasi Bukit Batu Siakkecil, 3 Koperasi Minta Diaktifkan Kembali


RIAUEXPRESS, BUKITBATU - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Bengkalis, kembali menggelar rapat teknis pembubaran koperasi di Kecamatan Bukitbatu, Selasa (05/12/17) lalu. Seteah sebelumnya menggelar rapat serupa di Kecamatan Mandau.

Rapat digelar di kantor UPT Pemberdayaan Koperasi Kecamatan Bukit Batu tersebut, membahas usulan pembubaran kopersi tidak aktif Tahun Anggaran 2017, sebanyak 30 koperasi (Bukit Batu) dan 10 koperasi (Siak Kecil).

Seperti disampaikam Sekretaris Disko UKM Kabupaten Bengkalis, H Herman Ahmad M.Si saat memimpin rapat teknis tersebut, bahwa yang menjadi dasar pembubaran koperasi adalah, pertama; UU No.25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Kedua; UU No.23 Tahun 2004 tentang Pemda. Ketiga; PP No.17 Tahun 1994 tentang Pembubaran Koperasi.

“Pembubaran koperasi tidak aktif bertujuan uutuk menata kelembagaan koperasi agar aktif secara kelembagaan dan usaha koperasi, sehingga didapatkan data valid dalam pembinaan usaha koperasi, "ujar Herman.

Terhadap koperasi yang akan dibubarkan kata Herman, diberikan hak sanggah selama 6 bulan degan melampirkan hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2 tahun terakhir dan pengurus membuat pernyataan akan memperbaiki kelembagaan koperasi agar aktif dan mentaati ketentuan yang berlaku.

Dikatakan Herman lagi, dari data yang diusulkan sebanyak 48 koperasi, ada 3 koperasi meminta untuk diaktifkan lagi dan pengurus sanggup melaksanakan RAT dan melaksankan usaha nyata koperasi dan mengaktifkan buku 16 koperasi.

“Hasil rapat teknis ini akan disampaikan ke Kemenkop UKM RI untuk diterbitkan SK Pembubaran Koperasi, "imbuhnya.

Kedepan kata Herman lagi,  Diskop UKM Kabupaten Bengkalis akan membina lebih kurang 400 Koperasi yang aktif secara lembaga dan usaha koperasi. Pembinaan yang diberikan berupa teknis kegiatan managemen perkoperasian dengan tetap mengedepankn pendekatan deregulasi bersinergi dengan Kemenkop RI.

Acara rapat teknis tersebut turut dihadiri Camat Batu, Camat Siak Kecil, para kades dan lurah se Kecamatan Bukit Natu dan Siak Kecil serta Bandar Laksamana.**Red.
Post date: 2017-12-07 11:18:39
Post date GMT: 2017-12-07 04:18:39

Post modified date: 2017-12-07 11:18:39
Post modified date GMT: 2017-12-07 04:18:39

Export date: Tue Nov 20 8:28:38 2018 / +0000 GMT
This page was exported from [ http://riauexpress.com/press ]
Export of Post and Page has been powered by [ Universal Post Manager ] plugin from www.ProfProjects.com