Bacaan Duplik: JPU Tuntut Hukuman Mati Erik Jack, PH Sebut Tak Manusiawi

Diterbitkan Tanggal: 05 / 12 / 17

Kategori: | BENGKALIS, NARKOBA, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Sidang dugaan kepemilikan shabu dengan terdakwa Heri Kusnadi alias Eri Jack, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, dengan agenda pembacaan duplik, Selasa (05/12/17) jelang siang.

Kuasa hukum terdakwa, Windrayanto dan Fahrizal dalam dupliknya sebanyak 30 halaman tersebut menilai, tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bengkalis tidak manusiawi, karena JPU menuntut terhadap kliennya dengan hukuman mati.

Selain kuasa hukum, terdakwa Eri Jack juga membacakan sendiri duplik yang dibuatnya.

Menurut Windrayanto, sangat tidak logis mengaitkan klienya dengan sabu seberat 40 kg dan ratusan ribu butir pil ekstasi yang dibawa saksi Zulfadli dan Aldo yang tertangkap di wilayah hukum Kabupaten Siak.

“Ini terbukti tidak digelarnya sidang terhadap kliennya di wilayah hukum Pengadilan Siak, seperti Zulfadli dan Aldo, “ujar PH Windrayanto.

Untuk itu, PH ini meminta kepada Majelis Hakim untuk memberikan keringanan hukum terhadap kliennya.

Bahkan PH ini menyebut, dengan tuntutan mati terhadap kliennya tersebut, keluarga Eri Jack stres berat dan kliennya sendiri diakuinya mengalami dispresi (tekanan batin).

Usai mendengarkan pembacaan duplik atas replik JPU, majelis hakim yang diketuai, Dr. Sutarno dengan hakim anggota Wimmi D Simarmata dan Aulia Fhatma Didhola, menunda sidang dan akan dilanjutkan, Kamis (14/12/17) mendatang.

Sebelumnya, Kajari Bengkalis Heru Winoto menyampaikan, bahwa tuntutan hukuman mati terhadap terdakwa Eri Jack, sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Sehingga seluruh JPU yang menjalankan sidang di PN Bengkalis, diyakini tidak akan bermain-main.

“Kita tidak akan main-main dalam tuntutan tersebut, karena kita meyakini terdakwa adalah otak dibalik peredaran narkoba dengan barang bukti (BB) 40 Kg sabu dan ratusan ribu butir pil ekstasi, “ungkapnya baru-baru ini.**Red.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!