Pengesahan APBD Bengkalis 2018 Diagendakan Rabu Depan

Diterbitkan Tanggal: 24 / 11 / 17

Kategori: | BENGKALIS, DPRD BENGKALIS, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Pengesahan Rancangan Anggaran dan Pendapatan Daerah (RAPBD) kabupaten Bengkalis tahun 2018 direncanakan pada Rabu (29/11/17) depan.

Deadline (batas waktu, red) yang diberikan pemerintah pusat bahwa pengesahan RAPBD diseluruh Indonesia harus tuntas per 30 November membuat kalangan wakil rakyat di Bengkalis mengebut pembahasan RAPBD 2018.

Ketua DPRD Bengkalis Abdul Kadir mengemukakan, bahwa dalam beberapa hari kedepan seluruh perangkat di DPRD Bengkalis akan bekerja secara maksimal menuntaskan pembahasan RAPBD 2018 termasuk hearing (dengar pendapat, red)  dengan SOPD pemkab Bengkalis.

“Sehingga pengesahan RAPBD dapat dilaksnakan sebelum batas deadline yang diberikan pemerintah pusat,  karena pembahasan di tingkat komisi sudah memasuki tahap finalisasi sekarang, “ujarnya, Jumat (24/11/18).

Menurutnya, sesuai dengan jadwal, yang sudah disepakati antara legislatif dengan eksekutif, pengesahan RAPBD Bengkalis tahun 2018 pada Rabu pekan depan. Dalam minggu ini kawan-kawan mengkebut pembahasan dengan SOPD.

“Direncanakan, dalam sepekan ini, kita nonstop melakukan pembahasan artinya tidak ada libur Sabtu besok karena waktu sudah mepet, “terang Abdul Kadir lagi.

Kemudian sambung Kadir, pembahasan ditingkat komisi pada minggu ini sudah tuntas, sehingga dilanjutkan dengan finalisasi pada Senin ditingkat badan anggaran (banggar)  dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Pada hari Selasa nanti, akan dilakukan pembersihan dimana nantinya semua kegiatan akan disesuaikan dengan anggaran yang ada. Barulah pada Rabu kita akan melakukan pengesahan dan sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi, “ungkap Kadir.

Lebih jauh politisi PAN ini menyingung juga besaran RAPBD tahun depan berada pada angka Rp 3,4 sampai Rp 3,5 trilyun, meskipun dalam KUA-PPAS yang sudah dilakukan Memorandum of Understanding (MoU)  antara Bupati dengan DPRD Bengkalis angkanya pada kisaran Rp 3,2 trilyun.

Artinya masih ada anggaran yang belum tercantum seperti penerimaan lain-lain diluar dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat ternasuk dana sertifikasi guru.

“Kemungkinan RAPBD yang akan disahkan berada pada kisaran angka Rp 3,4 hingga Rp 3,5 trilyun. Mudah-mudahan planning soal pengesahan RAPBD tahun depan dapat dilaksanakan pada Rabu depan dan tidak mengalami kendala, “tutupnya.**Red.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!