Pinta Ibu Akbar (Mantan Karyawan DMJ TV Kabel): Tolonglah Pak, Jengok Anak Kami,,,

Diterbitkan Tanggal: 02 / 11 / 17

Kategori: | BENGKALIS, TODAY |

Akbar Adi Nugroho

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Pihak keluarga Akbar Adi Nugroho (21) buah dari pasangan Susilo-Sunarti, tetap berharap pada manajemen TV Kabel, untuk bertanggungjawab atas kecelakaan yang dialami karyawannya (Akbar-red), ketika dalam bekerja.

Setidaknya, Pemilik DMJ TV Kabel Bengkalis mau menyempatkan diri untuk melihat langsung kondisi mantan karyawannya, karena kondisi Akbar sudah sangat memprihatinkan. Masa depannya seakan sudah direnggut oleh peristiwa yang memilukan pada tahun lalu.

“Tolonglah lihat anak kami pak (Pemilik DMJ TV Kabel Bengkalis-red), kami selalu berharap kedatangan bapak, agar anak saya bisa sembuh seperti sedia kala. Karena anak saya masih muda, “pinta ibu Akbar (Sunarti-red), Rabu (01/11/17) tadi malam.

Peristiwa yang dialami Akbar ini, ketika mendapat tugas untuk memperbaiki jaringan TV Kabel yang rusak di Jalan Desa Pangkalan Batang, Kecamatan Bengkalis, Minggu (11/12/16) sore tahun lalu.

Tapi dengan tugas kerjanya itu, mengakibatkan masa-depannya terkoyak. Karena saat berada diatas tiang listrik untuk memperbaiki jaringan TV Kabel yang dicantolkan ke tiang listrik, Akbar tersengat listrik dengan bertegangan tinggi.

Akibatnya terjatuh dengan ketinggian lebih kurang 4 meter. Dan Akbar mengalami luka bakar dibagian punggung dan paha sebelah kirinya. Dengan dibantu warga saat itu, rekan Akbar langsung melarikannya ke RSUD Bengkalis.

Di RSUD Bengkalis, Akbar sempat dirawat selama sepekan. Karena tidak memungkinkan, keluarga bersama perusahaan DMJ TV Kabel tempatnya bekerja, memutuskan Akbar untuk dirujuk ke Rumah Sakit (RM) Santa Maria di Pekanbaru.

Di RM Santa Maria Pekanbaru, Akbar diketahui mengalami gangguan pada tulang dan jaringan pembuluh darahnya akibar terjatuh dan tersengat listrik.

Dari kesimpulan RM Santa Maria, Akbar harus dioperasi. Dan hasilnya hanya dua kemungkinan yang akan terjadi, yakni setelah dioperasi bisa sembuh total, atau akanmengalami kelumpuhan seumur hidup.

Mendengar penjelasan pihak RS Santa Maria, keluarga mengambil keputusan untuk kembali membawa Akbar ke Bengkalis dan dirawat di RSUD Bengkalis dan dibantu dengan pengobatan alternatif. Namun upaya ini tidka juga kunjung smbuh, tapi malah semakin memburuk. (bersambung)**Red.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!