This page was exported from [ http://riauexpress.com/press ]
Export date: Wed Jan 17 3:32:36 2018 / +0000 GMT

Nursita Nainggolan Penggagas, “Rumah Adat Jabu Bolon di Provinsi Riau”



Nursita Nainggolan, Saat berkebun Cabe

RIAUEXPRESS, MANDAU – Keberadaan rumah adat Jabu Bolon sangat sering kita lihat di Provinsi Sumatera Utara. Namun berbeda dengan yang satu ini, Nursita Nainggolan menghadirkan rumah adat Jabu Bolon Sumatera Utara ini Provinsi Riau, tepatnya di Jl. Rangau Km 7 Duri Kec. Mandau Kab. Bengkalis Prov. Riau.

Pantauan awak media, rumah adat ini berdiri dengan megahnya dihamparan tanah yang begitu luas, “Seolah-olah ada di Sumatera Utara”, sebut Andi kepada awak media ketika sedang berlibur dan kebetulan melintas di objek wisata rumah adat ini.

Nursita Nainggolan, Sedang Bersalaman dengan Gubernur Riau, saat acara di Mandau

Nursita Nainggolan, orangnya ramah dan bisa dibilang tidak sombong, ceplas-ceplos kepada siapapun lawan bicara, termasuk dengan awak media. Begitulah Nursita Nainggolan sebagai Ketua Yayasan Raja Tawar Mula Jadi sebagai pencetus untuk menghadirkan rumah adat Jabu Bolon di Provinsi Riau ini ketika dijumpai awak media. Seorang ibu paruh baya yang punya kemauan kuat dan keras, tidak bisa dihalangi oleh siapapun. Dengan komitmen dan kerja kerasnya dari awal, kini masyarakat dari suku Batak seluruh Indonesia bisa melihat hasil karya besar seorang ibu rumah tangga yang dikenal dengan keramahtamahannya. Bahkan bukan hanya dari masyarakat suku Batak saja yang bisa menikmati karya nyata dan keindahannya, namun seluruh masyarakat bisa hadir dan mengunjungi objek wisata ini sekarang. Terbukti setiap hari-hari libur terus ramai dikunjungi oleh masyarakat dari semua golongan dan suku.

Rumah Adat Batak Bolon di Km 7 Duri

Jelas Nursita Nainggolan, Minggu (08/10/17) kepada awak media menjelaskan “Rumah adat ini adalah suatu bentuk kecintaan saya kepada seluruh masyarakat indonesia, terkhusus kepada masyarakat Sumatera Utara. Saya sebagai penggagas adanya rumah adat ini bukan karena untuk dipuji dan disanjung. Ini tidak lain dan tidak bukan sebuah titipan yang mungkin kebetulan itu terjadi sama saya, dan saya harus realisasikan dengan segala daya dan upaya saya. Dan sekarang bisa kita lihat, hasil keringat yang memang selama ini didukung oleh rekan-rekan semua golongan”.

Masih jelas Nursita “Kehadiran rumah adat ini hendaknya menjadikan motivasi bagi kita semua, saya hanya seorang ibu rumah tangga sanggup membuat karya sedemikian rupa. Disamping sebagai ibu rumah tangga, saya juga hoby bertani alias bercocok tanam. Ubi, Cabe salah satunya tanaman yang sudah panen dan menghasilkan dan pak wartawan bisa lihat dibelakang rumah adat ini. Bahkan, gubuk yang sekarang berdiri disebelah rumah adat ini berdiri salahsatunya dengan tangan saya. Bahkan saya sanggup untuk mengacau semen". Jelas Nursita kepada awak media. [*red]

 

 


Post date: 2017-10-08 22:10:20
Post date GMT: 2017-10-08 15:10:20
Post modified date: 2017-10-08 22:10:20
Post modified date GMT: 2017-10-08 15:10:20

Powered by [ Universal Post Manager ] plugin. MS Word saving format developed by gVectors Team www.gVectors.com