Wayang Kulit: Jadi Tontonan, Juga Tuntunan

Diterbitkan Tanggal: 07 / 10 / 17

Kategori: | NUSANTARA, SENI & BUDAYA, TODAY |

RIAUEXPRESS, MADIUN – Kesenian Wayang Kulit merupakan salah satu budaya di Indonesia, yang bisa dibilang sebagai wahana hiburan (tontonan-red) dan bahkan mengandung tuntunan didalamnya.

Sehingga Ki Dalang Anom Suroto dan Ki Bayu Aji diharapkan mampu memberikan Tuntunan dan Tontonan pada masyarakat, dalam menyampaikan petuah – petuah dalam setiap cerita Pewayangan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, ketika membuka pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan menghadirkan dua dalang kondang Ki Anom Suroto dan Ki Bayu Aji di Desa Palur, Kec. Kebonsari, Kab. Madiun, Jumat (06/10/17) tadi malam.

Pentas wayang kulit semalam suntuk tersebut, merupakan sebagai acara syukuran keluarga Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo dengan panggilan akrabnya Pakde Karwo.

“Tuntunan itu lebih penting dibanding Tontonan. Tapi tuntunan yang diberikan pada masyarakat akan mudah diterima jika disertai dengan tontonan, “ujarnya dihadapan ratusan undangan sejumlah petinggi di Gebernuran Jawa Timur.

Dia menyebut, masyarakat suka dengan kisah wayang kulit tersebut, dikarenakan banyak pesan-pesan yang bermanfaat didalamnya. Sehingga mengenai cerita yang dibawakan nanti dengan Lakon ‘Kalimataya’, bisa memiliki makna mendalam.

“Dapat diartikan sebuah bentuk kepemimpinan yang ~sustainable and change~, maksudnya seorang pemimpin baru itu harus mampu membawa kebaikan dari kepemimpinan sebelumnya kepemimpinan saat ini, “jelas Gubernur.

Yang maksudnya, lanjut Pakde Karwo, pemimpin harus mampu membimbing setiap generasi, agar masyarakat bisa bersama dengan pemimpin ada keterkaitan untuk mencapai berbabagi keinginan dalam pembangunan.

“Pemimpin harus mampu memimpin masyarakatnya dengan baik, Pemimpin harus mampu memimpin masyarakatnya tanpa menabur kegaduhan. Pemimpin yang tidak boleh menjelekkan pemimpin sebelumnya, “pesannya.

Hadir dalam acara ini, selain istri Gubernur Jatim Dra. Hj. Nina Soekarwo beserta keluarga, juga terlihat Wagub Drs. H. Saifullah Yusuf  beserta Hj. Fatma Saifullah Yusuf. Bupati Madiun, Magetan, Trenggalek, Ngawi serta Walikota Madiun, serta Kepala OPD Prov. Jatim.**Red.

Sumber: Gerbangnews.com.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!