2017: Setiap SOPD Bengkalis Kembali Akan Dirasionalisasi Anggaran 20%, Ini Sebabnya

Diterbitkan Tanggal: 20 / 09 / 17

Kategori: | BENGKALIS, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis tahun 2017 dipastikan mengalami defisit. Meskipun belum ada angka pasti, defisit dimaksud diperkirakan lebih dari Rp 600 miliar.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri mengatakan, akibat defisit itu, masing-masing anggaran di Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), rata-rata bakal dirasionalisasi sebesar 20 persen.

“Angka pastinya belum diperoleh. Namun paling sedikit diperkirakan pada kisaran antara Rp600 miliar hingga Rp700 miliar. Saat ini sedangkan dalam pembahasan antara PD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), “terang Johan, Rabu (20/09/17).

Masih kata Johan, rasionalisasi tersebut terpaksa dilakukan karena estimasi pendapatan daerah sampai berakhirnya tahun anggaran dalam APBD 2017, dapat dipastikan tidak akan tercapai.

“Melihat besarnya angka defisit itu, kemungkinan terbesar disebabkan tidak bakal tercapainya pendapatan daerah yang bersumber dari dana perimbangan. Kalau dari Pendapatan Asli Daerah kami yakin tercapai, angkanya hanya sekitar Rp310 miliar, “paparnya.

Untuk diketahui, APBD Bengkalis 2017 yang disahkan Senin, 19 Desember 2016 tersebut, sebesar Rp3,693 triliun.  Artinya, jika ada rasionalisasi Rp600 miliar, persentasenya sekitar 16,25 persen dari total APBD  2017 tersebut.**Red.

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!