Ini Pesan Bupati Bengkalis Terkait Pilkades Serentak 2017

Diterbitkan Tanggal: 05 / 07 / 17

Kategori: | BENGKALIS, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang pertama di Kabupaten Bengkalis, akan digelar di 93 desa di 11 kecamatan pada Selasa (11/7/2017) mendatang.

Hingga saat ini, seluruh tahapan persiapan Pilkades serentak yang akan diikuti 378 calon Kades tersebut, sudah berjalan dengan baik. Secara prosentase sudah mencapai sekitar 90 persen. Satu-satunya masalah yang belum tuntas hanya pendistribusian logistik. Seperti bilik suara untuk pencoblosan.

Kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) selaku Perangkat Daerah penanggungjawab dan pihak terkait lainnya dalam pelaksanaan Pilkades tersebut, Bupati Bengkalis Amril Mukminin menegaskan, agar seluruh logistik dimaksud, sudah terdistribusi tepat waktu.

“Kami tidak ingin mendapat informasi adanya persoalan karena keterlambatan logistik untuk Pilkades serentak,” tegas Amril.

Amril menjelaskan itu usai memimpin rapat persiapan dan evaluasi penyelenggaran Pilkades serentak di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Rabu (5/7/2017).

Selain camat se-Kabupaten Bengkalis, hadir juga dalam rapat tersebut Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis Rahman Dwi Saputra, SH.

Kemudian, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah H Arianto, Plt Asisten I Hj Umi Kalsum, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa H Ismail, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Di bagian lain, Amril berpesan, agar seluruh dana yang digunakan untuk Pilkades serentak tersebut, segera dibuat laporan pertanggungjawabannya secara baik dan benar. Sehingga di kemudian hari tidak menimbulkan persoalan hukum.

Sebelum itu, harapan serupa juga disampaikan Kajari Bengkalis. Kata, Rahman Dwi Saputra, sebagai salah satu bentuk dukungan untuk menyukseskan Pilkades serentak, pihaknya akan melakukan pengawasan agar anggaran tersebut sesuai peruntukkannya.

“Agar di kemudian hari tidak menimbulkan persoalan hukum, setiap anggaran yang digunakan dalam Pilkades serentak ini harus benar-benar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Fokus kami memang dalam pengawasan anggaran, sehingga tidak terjadi penyimpangan,” ujarnya saat memberikan arahan pada peserta rapat. [rls][**red]

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!