Kembali, Seorang Tahanan Meninggal Dalam Lapas Bengkalis

Diterbitkan Tanggal: 30 / 05 / 17

Kategori: | BENGKALIS, TODAY |

Keluarga Besar Saat di depan Jenazah

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Seorang kakek meninggal dalam klinik tahanan Lapas Kelas IIA Bengkalis, Senin (29/05/17) sekitar pukul jam 15.00 WIB kemarin.

Kakek ini bernama Sahat Manurung (64), merupakan warga jalan Simpang Proyek KM.22 RT 03 RW 03, Desa Tasik Serai, Kec. Pinggir, menjadi tahanan, karena terjerat kasus perjudian.

Dia meninggal didalam Lapas ini, masih dalam proses Persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, dengan menyandang terdakwa.

Menurut anaknya, Ernawati Manurung, bahwa pada Senin pagi kemarin, dia bersama keluarga membesuk orang tuanya (Sahat Manurung), didalam Lapas, yang keadaannya masih terlihat sehat-sehat saja.

“Jadi setelah siangnya dalam perjalanan pulang, kami mendapat panggilan telpon dari seseorang dalam Lapas, untuk kembali lagi, katanya orang tua kami tiba-tiba sakit,” terangnya, Selasa, (30/05/17).

Dia jelaskan, mendapat panggilan tersebut, langsung menuju klinik Lapas. Dan terlihat orang tuanya mengalami mual dan muntah-muntah serta badannya merasa kepanasan.

“Jadi, belum sempat orang tua saya dibawa ke rumah sakit, keburu meninggal, dan kami merasa perawat di klinik kurang sigap, untuk secepatnya memberikan pertolongan,” tambah wanita ini dengan panggilan akrabnya, Erna.

Sebetulnya, tambah Erna, pihak keluarga sudah menawarkan obat yang telah dibawanya dari rumah, namun ditolak oleh pihak Klinik Lapas.

Seandainya, pada saat timbul sakit, pihak klinik Lapas langsung membawanya ke Rumah Sakit, kemungkinan besar masih ada harapan tertolong dan tidak akan seperti ini kejadiannya.

“Tapi sayangnya, pihak Klinik Lapas membawa orang tua kami ke Rumah Sakit setelah meninggal, hanya untuk dilakukan visum, meskipun meninggal akibat serangan jantung,” tutupnya dengan mata sembab. [**red]

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!