Meranti Berdarah: Vonis Hakim Pada 6 Oknum Polres Meranti, Lebih Rendah Dari Tuntutan Jaksa

Diterbitkan Tanggal: 10 / 05 / 17

Kategori: | BENGKALIS, HUKUM & KRIMINAL, TODAY |

RIAUEXPRESS, BENGKALIS – Majelis Hakim PN Bengkalis akhirnya menjatuhkan hukuman pada 6 oknum Polres Kepulauan Meranti yang melakukan penganiayaan hingga meninggalnya Apri Hadi Pratama Honorer Dispenda Kepulauan Meranti,  Selasa (09/05/17).

Putusan dibacakan langsung Majelis hakim yang dipimpin oleh Sutarno sebagai ketua Majelis dan Wimmi Simarmata dan Aulia Fhatma Widhola sebagai anggota Majelis. Keenam terdakwa divonis jauh dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU)  dari Kejaksaan Negeri  Kepulauan Meranti.

Anom Saputra divonis oleh hakim terbukti melakukan penganiayaan terhadap Apri Hadi,  sehingga majelis hakim memutuskan Anom dengan hukuman satu tahun enam bulan penjara.  Begitu juga dengan rekannya Deni Yanzulni di vonis dengan hukuman yang sama.

Putusan yang sama juga dijatuhkan hakim kepada terdakwa lain diantaranya Dedi Susandi, Beni Surya dan R Eka.  Sementara terdakwa Lizma Pendana Nasution yang hanya diputus satu tahun penjara.

Sidang sebelumnya JPU Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti menuntut Anom Saputra bersama Deni Yanzulni tujuh tahun enam bulan.  Sementara Dedi Susandi, Beni Surya dituntut Empat tahun penjara,  sementara R. Eka dan Lizma Penanda Nasution dituntut satu tahun enam bulan. [**red]

 

 

         

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!